LOMBOK TENGAH (NTBNOW.CO) – Persiapan MotoGP Mandalika 2026 terus dikebut menjelang pelaksanaan Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 9–11 Oktober 2026.
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) melakukan berbagai pembenahan di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Perawatan tidak hanya menyasar permukaan lintasan. Sistem pengawasan melalui Closed-Circuit Television (CCTV) juga diperbarui untuk meningkatkan pemantauan selama rangkaian balapan.
Sebanyak 17 tikungan di Sirkuit Mandalika menjadi bagian dari pembaruan perangkat CCTV. Sistem tersebut nantinya terintegrasi dengan Race Control sehingga kondisi lintasan dapat dipantau secara menyeluruh.
Direktur Utama MGPA Ananda Mikola mengatakan, persiapan MotoGP Mandalika 2026 kini memasuki tahap intensif.
Pekerjaan meliputi pemeliharaan lintasan, pembaruan sistem CCTV, pengecatan sejumlah bagian sirkuit, hingga pemeriksaan fasilitas penonton.
“Sistem kamera di sepanjang lintasan nantinya terintegrasi dengan Race Control. Dengan begitu, kondisi trek dapat dipantau secara menyeluruh selama sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan,” kata Ananda, Rabu (16/9/2026).
Menurut Ananda, kondisi lintasan menjadi salah satu perhatian utama karena berkaitan dengan aspek keselamatan pebalap serta kelancaran pelaksanaan balapan.

“Kami terus melakukan persiapan secara intensif dan menyeluruh menjelang MotoGP 2026. Lintasan merupakan salah satu prioritas utama karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kelancaran balapan,” ujarnya.
CCTV 17 Tikungan Disesuaikan Standar FIM
Pembaruan CCTV di 17 tikungan dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan penyelenggaraan MotoGP sekaligus persyaratan Safety Officer Federation Internationale de Motocyclisme (FIM).
Perangkat kamera tersebut memiliki fungsi penting dalam membantu Race Control mendapatkan gambaran kondisi lintasan secara cepat dan menyeluruh.
Hal itu diperlukan terutama ketika terjadi insiden di trek. Dengan sistem pemantauan yang diperbarui, setiap tikungan dapat diawasi dengan perangkat kamera yang memiliki kemampuan lebih baik.
Penguatan sistem CCTV diharapkan dapat membuat proses pemantauan kondisi lintasan selama latihan, kualifikasi, maupun balapan berlangsung lebih optimal.
Lintasan Mandalika Mendapat Perawatan
Selain pembaruan CCTV, MGPA juga melakukan track maintenance di Sirkuit Mandalika.
Perawatan dilakukan terhadap permukaan lintasan serta sejumlah elemen pendukung di area trek. Kebersihan dan tampilan kawasan sirkuit juga menjadi bagian dari pekerjaan persiapan.
Kondisi permukaan lintasan merupakan elemen penting dalam balapan MotoGP. Pebalap dan motor harus melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kondisi trek menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran balapan.
Pembenahan juga dilakukan di luar lintasan. MGPA bersama ITDC melakukan pemeriksaan terhadap berbagai fasilitas penonton, termasuk area grandstand.
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan tempat duduk dan struktur pendukung dalam kondisi baik serta siap digunakan ketika penonton mulai memenuhi kawasan sirkuit.
Kawasan Sirkuit Dipercantik
Sejumlah bagian kawasan Pertamina Mandalika International Circuit juga mendapatkan pengecatan dan penyegaran. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi kawasan sirkuit tetap prima sekaligus mempersiapkan lingkungan venue dalam menyambut pebalap, tim, ofisial, media, sponsor, dan penonton.
MotoGP Mandalika 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah.
Libatkan Tenaga Kerja Lokal NTB
Persiapan MotoGP Mandalika 2026 juga melibatkan tenaga kerja lokal NTB. Putra-putri daerah ikut berpartisipasi dalam sejumlah pekerjaan teknis, termasuk pemeliharaan lintasan dan pembaruan sistem CCTV.
Keterlibatan tenaga kerja lokal dinilai bukan hanya memberikan dukungan terhadap kebutuhan persiapan event, tetapi juga membuka kesempatan bagi sumber daya manusia daerah untuk memperoleh pengalaman bekerja di fasilitas motorsport berstandar internasional.
“Dengan terlibat langsung dalam pekerjaan teknis dan operasional, tenaga kerja lokal memperoleh pengalaman yang relevan dengan penyelenggaraan event olahraga internasional,” tegas Ananda, mantan pembalap Formula 3 (F3).
Bagi MGPA, keberadaan Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya berfungsi sebagai venue penyelenggaraan MotoGP.
Aktivitas persiapan dan operasional sirkuit juga menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal melalui pengalaman langsung dalam menangani fasilitas dan event olahraga bertaraf internasional. (can)












