LOBAR, NTBNOW.CO – Persatuan Dai (PERSADA) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Pusat menggelar sosialisasi penguatan dakwah dan peningkatan kapasitas dai di Aula Yayasan Nurul Hakim Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum PERSADA DDII Pusat, Ustadz Drs. H. Mursin, M.Sc., jajaran pengurus DDII NTB, pengurus PERSADA, serta para dai dari berbagai daerah di NTB.

Sosialisasi ini bertujuan menyampaikan arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas dakwah di tengah masyarakat yang menghadapi tantangan sosial dan perkembangan zaman.
Ketua DDII NTB yang juga Pimpinan Yayasan Nurul Hakim Lombok, TGH Muharrar Mahfudz, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Umum PERSADA DDII Pusat. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menyatukan langkah dalam membangun dakwah yang lebih profesional, terarah, dan memberikan manfaat luas bagi umat.
Ia menegaskan, tantangan dakwah saat ini semakin kompleks, terutama dalam membina masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, hingga Lombok Timur.
“Tantangan dakwah ke depan semakin besar. Karena itu, para dai dituntut tidak hanya menyampaikan syiar Islam, tetapi juga mampu menjadi problem solver bagi masyarakat sesuai perkembangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PERSADA DDII Pusat, Ustadz Drs. H. Mursin, M.Sc., memaparkan kebijakan strategis organisasi dalam memperkuat kapasitas dai melalui program pembinaan, peningkatan kompetensi, serta standardisasi dai.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya menghadirkan dakwah yang berkualitas, berintegritas, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah.
“Saat ini terdapat lebih dari seribu dai yang terdaftar di PERSADA DDII dan tersebar di berbagai pelosok Indonesia. Mereka telah memenuhi standar pembinaan yang ditetapkan DDII sehingga diharapkan mampu menjalankan dakwah secara profesional,” jelasnya.
Ia menambahkan, penguatan kompetensi dai menjadi salah satu prioritas agar dakwah mampu menjawab berbagai persoalan umat tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariat Islam.
Ketua Dewan Syuro DDII NTB, HR Sri Bintoro HW, juga berharap keberadaan PERSADA di NTB dapat semakin memperkuat peran dai dalam membina masyarakat.
Ia mendorong agar pendataan seluruh dai di NTB segera dilakukan dan diikuti dengan pembinaan yang berkesinambungan sehingga sejalan dengan tujuan pembentukan PERSADA sebagai wadah peningkatan kualitas para dai.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antara PERSADA DDII Pusat dan DDII NTB dalam mewujudkan dakwah yang profesional, terarah, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berkelanjutan bagi kemaslahatan umat. (kim)












