LOMBOK TENGAH (NTBNOW.CO)– Kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, mengalir dari berbagai pihak. Presenter sekaligus pengusaha Raffi Ahmad bersama istrinya, Nagita Slavina, dan kelompok The Dudas Minus One menyumbangkan uang tunai Rp 1 miliar untuk membantu kebutuhan warga yang terdampak musibah tersebut.
Raffi datang bersama Istrinya Nagita Salavina dan personel The Dudas Minus One yang terdiri dari Ariel NOAH, Desta, dan Gading Marten. Bantuan Rp1 miliar tersebut diberikan sebagai langkah awal untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak warga pascakebakaran.
“Saya dan istri saya (Nagita Slavina), The Dudas Minus One dan RANS kami berikan Rp1 miliar sementara untuk dibelikan apa yang paling terpenting dulu. Nanti kita berkomunikasi lebih lanjut lagi,” kata Raffi saat mengunjungi lokasi kebakaran dan warga, Minggu 23/8.
Menurut dia, bantuan tersebut tidak hanya berhenti pada pemberian uang tunai. Raffi memastikan pihaknya siap berkomunikasi dengan masyarakat maupun pihak terkait untuk mengetahui kebutuhan warga yang terdampak kebakaran.
“Apa yang dibutuhkan, kami siap membantu. Nanti kita komunikasi. Untuk logistik dan makanan, kami memberikan seadanya dulu karena ini kondisinya urgen,” ujarnya.
Kebakaran melanda kawasan Desa Adat Sade pada Sabtu (22/8/2026) malam. Api mulai membakar kawasan permukiman sekitar pukul 20.00 Wita.
Desa Adat Sade merupakan salah satu kawasan permukiman tradisional Suku Sasak yang menjadi daya tarik wisata di Lombok. Bangunan tradisional di kawasan tersebut mayoritas menggunakan material yang mudah terbakar, seperti kayu, bambu, bedek, serta alang-alang.
Kondisi tersebut membuat api dengan cepat membakar sejumlah bangunan di kawasan desa adat. Kebakaran tidak hanya menjadi musibah bagi warga, tetapi juga mengancam salah satu ikon wisata budaya Lombok.
Sumbangan Rp1 miliar dari Raffi Ahmad bersama Nagita Slavina, The Dudas Minus One, dan RANS diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga sekaligus mendukung proses pemulihan kawasan yang terdampak kebakaran.
Bagi Raffi, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi darurat.
“Yang paling penting sekarang kebutuhan yang urgent dulu. Setelah itu, apa yang dibutuhkan masyarakat, kami siap membantu,” tandasnya. (can)












