PLN Edukasi Pelaku UMKM Sumbawa, Cegah Bahaya Listrik dan Kebakaran

SUMBAWA (NTBNOW.CO) – Keselamatan penggunaan listrik di tempat usaha menjadi perhatian PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB). Kali ini, PLN memberikan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan yang digelar melalui PLN UP3 Sumbawa dan PLN ULP Samawa Rea tersebut berlangsung di Rumah BUMN, Jalan Garuda, Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Jumat (30/10/2026).

Sosialisasi ini menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus upaya PLN membangun budaya sadar keselamatan di lingkungan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman tentang berbagai potensi bahaya listrik. Mulai dari risiko korsleting, penggunaan peralatan listrik sesuai kapasitas, hingga pentingnya memastikan instalasi listrik memenuhi standar keselamatan.

Persoalan ini bukan hal sepele bagi pelaku UMKM. Sebab, sebagian besar aktivitas produksi dan pelayanan usaha sangat bergantung pada energi listrik.

Penggunaan banyak peralatan elektronik secara bersamaan, sambungan listrik yang tidak sesuai standar, serta instalasi yang kurang terawat dapat memicu korsleting hingga kebakaran.

Karena itu, PLN mengingatkan pelaku usaha agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan menggunakan perlengkapan kelistrikan sesuai ketentuan teknis.

Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, mengatakan momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat pentingnya membangun kepedulian bersama, termasuk menciptakan lingkungan usaha yang aman dan produktif.

Menurutnya, budaya keselamatan harus dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menggunakan listrik secara bijak dan memahami potensi risikonya.

PLN ingin masyarakat tidak hanya menikmati manfaat energi listrik, tetapi juga memiliki pengetahuan memadai tentang cara menggunakannya secara aman.

Salah seorang peserta UMKM mengapresiasi kegiatan tersebut. Sosialisasi dinilai memberikan pengetahuan praktis yang dibutuhkan pelaku usaha dalam mengantisipasi bahaya kelistrikan.

Peserta berharap edukasi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pelaku UMKM memahami pentingnya keselamatan listrik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN menghadirkan manfaat Beyond kWh. Artinya, kontribusi PLN tidak sebatas menyediakan energi listrik, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai penggunaan listrik secara aman,” ujarnya.

Dia berharap edukasi tersebut memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM agar dapat menjalankan usaha dengan lebih tenang, produktif, dan terhindar dari risiko kelistrikan.

“Melalui semangat Hari Sumpah Pemuda, mari kita bangun kepedulian bersama untuk mewujudkan budaya selamat di setiap lingkungan, baik rumah tangga maupun tempat usaha,” tutup Yondri.

PLN UIW NTB berkomitmen terus memperluas edukasi keselamatan ketenagalistrikan melalui kolaborasi dengan komunitas, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat. (*)