MATARAM (NTBNOW.CO)–Nilai investasi kumulatif di KEK Mandalika hingga akhir tahun 2025 tercatat telah mencapai Rp 6,018 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 26.002 orang. Capaian ini, tentu menunjukkan berkembangnya ekosistem pariwisata terintegrasi, yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat.
Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Warokka mengungkapkan bahwa ITDC terus mendorong penguatan ekosistem investasi, melalui peningkatan kualitas destinasi, pengembangan infrastruktur, serta penyediaan utilitas kawasan yang mendukung keberlanjutan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional.
“ Masuknya berbagai investor menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap potensi dan prospek The Mandalikabsebagai destinasi pariwisata berkelas dunia,” katanya, Minggu 25/5 kemarin.
Dia menyebutkan, Kawasan ini mempunyai daya tarik kuat melalui konsep integrated tourism destination yang memadukan sport tourism, hospitality, area komersial, ruang terbuka hijau, serta fasilitas publik.
Selain pertumbuhan investasi, aktivitas pariwisata di The Mandalika juga menunjukkan tren positif. Pada periode Januari hingga April 2026, total kunjungan wisatawan kawasan mencapai 285.003 pengunjung. Pada periode yang sama, rata-rata length of stay wisatawan meningkat menjadi 2,33 hari dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1,96 hari. Rata-rata okupansi hotel kawasan juga meningkat menjadi 44,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 41,55 persen.
“ Kondisi ini memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal, UMKM, dan sektor hospitality di sekitar kawasan,” ucapnya.
Sedangkan untuk pelaku usaha di KEK Mandalika. Hingga Desember 2025, sebanyak 27 pelaku usaha telah menjalankan aktivitas bisnis di kawasan, mencakup sektor hospitality, lifestyle tourism, mixed use development, utilitas kawasan, hingga pendukung motorsport ecosystem.
“Investor domestik maupun internasional seperti Singapura, Jepang, Spanyol, Amerika Serikat, dan Maroko juga turut memperkuat pengembangan kawasan,” tutur Troy.
Troy menyebutkan, Berdasar data InJourney Airports, total jumlah penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) pada periode Januari–April 2026 mencapai 850.319 penumpang atau meningkat sekitar 18,4 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, total pergerakan pesawat tumbuh sekitar 35,3 persen dibandingkan tahun 2025. Berbagai maskapai nasional dan internasional seperti Garuda Indonesia, Citilink, AirAsia, dan Scoot saat ini melayani 11 rute domestik dan 2 rute internasional menuju Lombok.
” Kami terus memperkuat berbagai infrastruktur dan fasilitas pendukung kawasan, mulai dari pengembangan utilitas, sistem pendukung kawasan, penguatan konektivitas, hingga penataan kawasan wisata untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman wisatawan,” imbuhnya.
Direktur Utama PT Kleo Mandalika Resort, Satoki Okazaki mengatakan, The Mandalika memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi pariwisata yang tidak hanya bertumpu pada event, tetapi juga didukung oleh kekuatan alam, ekosistem kawasan, dan pertumbuhan aktivitas wisata yang terus meningkat.
“Kami melihat The Mandalika berkembang menjadi destinasi yang semakin matang dan memiliki karakter yang kuat,” katanya.
General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Aidhil Philip Julian, mengatakan bahwa trafik peningkatan penumpang dan pergerakan penerbangan, menunjukkan mobilitas wisatawan serta aktivitas ekonomi di Lombok yang terus berkembang positif.
“Penguatan konektivitas udara menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan investasi di NTB, khususnya di kawasan strategis seperti The Mandalika. Kami juga melihat kebutuhan konektivitas menuju Lombok yang terus meningkat, baik dari wisatawan domestik maupun internasional,” pungkasnya. (can)
Keterangan Foto:
Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Warokka (dua dari kiri). Foto: istimewa.










