Iqbal Resmi Daftar, Perebutan Kursi Ketua KONI NTB Makin Panas

PENDAFTARAN: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mendaftarkan diri sebagai Ketua Umum KONI NTB. (susan/ntbnow.co)

MATARAM (NTBNOW.CO)–Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum KONI, Jumat (14/8). Persaingan memperebutkan kursi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB periode 2026-2030 makin panas.

Langkah Iqbal itu membuat peta persaingan semakin menarik. Sebab, dia berpotensi berhadapan dengan petahana Mori Hanafi yang saat ini juga menjabat sebagai caretaker Ketua KONI NTB sekaligus berkaitan dengan proses penjaringan dan penyaringan calon.

Iqbal menyerahkan berkas pendaftaran seusai salat Jumat. Dia datang didampingi Ketua KONI Kota Mataram Firadz Pariska dan Ketua FPTI NTB Nadirah. Seluruh dokumen persyaratan diserahkan kepada Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Iqbal mengatakan pendaftaran tersebut dilakukan karena batas akhir pendaftaran ditetapkan pada hari ini. Meski begitu, dia mengaku telah berkomunikasi panjang dengan Mori Hanafi terkait tahapan pemilihan Ketua KONI NTB.

“Kan batas terakhirnya hari ini. Jadi kita penuhi persyaratannya saja dulu,” kata Iqbal seusai menyerahkan berkas pendaftaran di Mataram.

Dia mengaku, Mori telah menyampaikan komitmen untuk memperpanjang masa penjaringan dan penyaringan hingga setelah 17 Agustus. Komitmen tersebut, juga telah dikomunikasikan kepada KONI pusat.

“Beliau menyampaikan komitmen kepada saya bahwa hari ini akan memutuskan perpanjangan sampai setelah 17 Agustus,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai pendaftaran dirinya pada hari terakhir bukan bentuk tekanan terhadap proses penjaringan. Dia menyebut langkah tersebut semata-mata untuk memenuhi kewajiban administratif sebagai bakal calon.

“Tidak ada salahnya hari ini saya memenuhi kewajiban saya sebagai pihak yang mau mendaftar. Mudah-mudahan sudah terpenuhi semua persyaratan-persyaratannya,” harapnya.

Masuknya nama gubernur dalam bursa Ketua KONI NTB membuat pertarungan periode 2026-2030 berpotensi berlangsung sengit. Namun Iqbal berusaha meredam kesan rivalitas politik dalam perebutan organisasi olahraga tersebut.

Dia menegaskan kepentingan utama bukan kursi ketua, melainkan persiapan NTB menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, terutama jika NTB dipercaya menjadi tuan rumah.

“Pokoknya ini damai. Ini berjalan dengan lancar, baik-baik. Semangatnya harus sama,” ucap mantan Dubes Turki untuk Indonesia itu.

Dia mengatakan siapa pun yang nantinya terpilih harus memiliki tujuan yang sama untuk membangun prestasi olahraga NTB.

“Semangatnya untuk memastikan kita di PON 2028 bisa menjadi tuan rumah yang baik dan berhasil, dan juga nanti prestasinya meningkat,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai motif maju sebagai calon Ketua KONI NTB, Iqbal justru menjawab dengan nada berseloroh. “Gak ada motif, gak ada motif. Cuma ingin menyukseskan. Kalau motif nanti ada mens rea-nya,” ujarnya.

Dia kemudian menegaskan motivasinya sama dengan para kandidat lainnya, yakni membawa olahraga NTB berprestasi. “Motivasinya sama semua. Pak Mori, saya, demi semua teman-teman pasti punya semangat yang sama. Ingin menyukseskan PON 2028 dan meningkatkan prestasi atlet NTB, itu saja,” tegasnya.

Iqbal juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemilihan Ketua KONI NTB tetap tenang. Dia bahkan sengaja datang ke lokasi pendaftaran tanpa membawa rombongan besar.

“Pokoknya teman-teman tetap tenang, baik-baik semua. Saya juga datang sendiri ke sini, nggak ramai-ramai,” ujarnya.

Dengan pendaftaran Iqbal, bursa Ketua KONI NTB kini menjadi sorotan. Pertarungan antara gubernur yang ingin masuk memimpin induk organisasi olahraga daerah dengan petahana Mori Hanafi bakal menjadi salah satu penentu arah olahraga NTB menuju PON 2028.

Namun, proses tersebut masih bergantung pada keputusan TPP mengenai tahapan penjaringan dan penyaringan berikutnya, termasuk rencana perpanjangan masa pendaftaran yang disebut Iqbal akan diputuskan setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *