MATARAM (NTBNOW.CO) – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus mendorong percepatan transisi energi bersih melalui peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi kendaraan listrik yang diselenggarakan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram di halaman Kantor UP3 Mataram, Jumat (16/10). Kegiatan ini diikuti pegawai, mitra kerja, dan tenaga alih daya sebagai bagian dari edukasi untuk memperluas pemanfaatan transportasi ramah lingkungan.
Sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai manfaat kendaraan listrik, mulai dari efisiensi biaya operasional, kemudahan penggunaan, hingga kontribusinya dalam mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi. Edukasi tersebut menjadi penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pilihan transportasi yang lebih efisien sekaligus mendukung upaya menjaga kualitas lingkungan.
Manager PLN UP3 Mataram, Hengky Purbo Lesmono, mengatakan bahwa peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung transformasi energi nasional. Selain menawarkan efisiensi penggunaan energi, kendaraan listrik juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk berkontribusi langsung dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai teknologi kendaraan listrik, aspek keselamatan, perlindungan baterai, serta tata cara perawatan kendaraan. Pemahaman mengenai aspek keamanan menjadi perhatian penting agar masyarakat semakin percaya diri dalam menggunakan teknologi kendaraan listrik untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
PLN UP3 Mataram juga memperkenalkan perkembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, termasuk pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan layanan digital yang memudahkan pengguna menemukan lokasi pengisian daya. Ketersediaan infrastruktur ini menjadi salah satu faktor pendukung dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang semakin mudah diakses masyarakat, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Untuk memberikan pengalaman secara langsung, kegiatan dilengkapi dengan sesi *test drive* kendaraan listrik. Melalui kesempatan tersebut, peserta dapat merasakan karakteristik kendaraan listrik yang memiliki tingkat kebisingan rendah, respons akselerasi yang baik, serta pengalaman berkendara yang nyaman. Pengalaman langsung ini diharapkan dapat menghilangkan keraguan masyarakat sekaligus meningkatkan ketertarikan untuk beralih menggunakan kendaraan listrik.
PLN UIW NTB memandang edukasi kendaraan listrik sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan sosialisasi berkelanjutan, PLN tidak hanya mendorong penggunaan energi yang lebih bersih, tetapi juga membuka peluang efisiensi pengeluaran rumah tangga maupun operasional usaha serta mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis energi berkelanjutan.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku dalam pemanfaatan energi. “PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Kami berharap melalui edukasi seperti ini, semakin banyak masyarakat yang mengenal, memahami, dan memanfaatkan kendaraan listrik sebagai pilihan transportasi masa depan. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama berkontribusi mengurangi emisi karbon, meningkatkan efisiensi energi, serta mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat,” tutup Yondri. (*)












