MATARAM (NTBNOW.CO) — Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) NTB bergerak cepat menyusun langkah pemulihan promosi pariwisata Desa Adat Sade, Lombok Tengah, pascamusibah yang terjadi di destinasi wisata tersebut.
Ketua ASITA NTB, Sellywati, SH, mengatakan pihaknya bersama anggota akan memanfaatkan momentum Rinjani Travel Mart (RTM) ke-7 untuk kembali memperkuat promosi Desa Wisata Sade sekaligus memperkenalkan berbagai destinasi wisata alternatif di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Rinjani Travel Mart ke-7 dijadwalkan berlangsung pada 13-15 Oktober 2026. Hingga saat ini, sebanyak 75 pemilik travel agent dari luar NTB telah terdaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Yang sudah terdaftar saat ini 75 owner travel agent, terdiri dari 50 dari Indonesia dan 25 dari luar negeri. Target kami 100 travel agent yang hadir,” kata Sellywati.
Menurutnya, jumlah peserta tersebut masih berpotensi bertambah. Berdasarkan pengalaman pelaksanaan Rinjani Travel Mart sejak 2015, peserta yang hadir biasanya dapat mencapai lebih dari 100 travel agent.
Momentum Pulihkan Promosi Sade
Sellywati menilai Rinjani Travel Mart tahun ini menjadi momentum penting bagi ASITA NTB untuk membantu memulihkan citra dan promosi Desa Adat Sade setelah musibah yang terjadi.
ASITA NTB akan menjelaskan kepada para buyer atau pelaku usaha perjalanan wisata dari dalam dan luar negeri bahwa NTB memiliki banyak pilihan desa wisata yang dapat dikunjungi wisatawan.
“Momentum ini kami gunakan untuk menjelaskan kepada para buyer bahwa NTB sangat banyak memiliki desa wisata, bukan hanya Sade,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan Desa Adat Sade tetap menjadi bagian penting dalam kekayaan pariwisata NTB. Namun, promosi destinasi perlu diperluas agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan ketika berkunjung ke Pulau Lombok dan NTB secara umum.
Promosi Desa Wisata NTB Diperkuat
Menurut Sellywati, penguatan promosi desa wisata juga menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan sektor pariwisata daerah. Para travel agent yang mengikuti Rinjani Travel Mart akan diperkenalkan dengan beragam potensi wisata yang tersebar di NTB.
Dengan begitu, pelaku perjalanan wisata memiliki alternatif paket wisata yang dapat ditawarkan kepada wisatawan, sekaligus membantu pemerataan kunjungan ke berbagai destinasi.
ASITA NTB berharap pelaksanaan Rinjani Travel Mart ke-7 tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi pariwisata NTB di pasar nasional dan internasional.
Kegiatan tersebut sekaligus diharapkan dapat menjadi momentum untuk menunjukkan kepada para buyer bahwa NTB memiliki beragam desa wisata dan destinasi unggulan yang layak masuk dalam paket perjalanan wisata. (red)
Keterangan Foto:
Ketua ASITA NTB, Sellywati, SH. (Foto: has)












