MGPA  

MFoS Mandalika Memanas, Selisih 0,032 Detik Warnai Perebutan Podium

LOMBOK TENGAH (NTBNOW.CO)–Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran ketiga berlangsung sengit. Persaingan pembalap nasional di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), tak hanya menyajikan aksi saling salip, tetapi juga kemenangan dengan selisih waktu sangat tipis.

MFoS yang digelar Mandalika Grand Prix Association (MGPA) pada 14–16 Agustus 2026 itu mempertemukan pembalap dari berbagai level. Mulai pembalap berpengalaman hingga talenta muda turun dalam sejumlah kelas.

Direktur Utama MGPA Ananda Mikola mengatakan, MFoS menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem motorsport nasional. Ajang tersebut juga menjadi ruang bagi pembalap untuk mengasah kemampuan sekaligus mengejar prestasi.

“Mandalika Festival of Speed putaran ketiga kembali menunjukkan bahwa Pertamina Mandalika International Circuit mampu menghadirkan kompetisi balap nasional yang seru bagi penggemar motorsport di Tanah Air,” kata Ananda.

Dia menilai persaingan di setiap kategori menjadi gambaran positif bagi perkembangan olahraga otomotif nasional. Terlebih, sejumlah pembalap muda mulai menunjukkan kemampuan di lintasan.

“Persaingan yang ketat di setiap kategori, termasuk kehadiran pembalap muda pada berbagai kategori kelas, menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem motorsport nasional yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, penyelenggaraan MFoS juga mengedepankan aspek keselamatan dan kualitas kompetisi. “Event ini hadir dengan standar keselamatan, kualitas penyelenggaraan, dan pengalaman terbaik bagi pembalap, sponsor, penonton, dan seluruh stakeholder,” ucapnya.

Salah satu persaingan paling ketat tersaji di kelas ITCR 1200. Pada Race 2, Daffa AB merebut kemenangan kategori Seeded A setelah mengalahkan M. Andri Abrezky dengan selisih hanya 0,032 detik.

E. Amandio kembali menjadi pembalap tercepat di kategori Seeded B. Sementara Farrel Rarellyno Augusto memimpin kategori Non Seeded.

Persaingan di kelas ITCR 1200 pada Race 1 juga tak kalah menarik. Putera Adam H Mu’Azzam keluar sebagai pemenang keseluruhan sekaligus juara Seeded A. E. Amandio memimpin Seeded B, sedangkan Kenzie Habib Nurfansya menjadi yang terbaik di kategori Non Seeded.

Di ITCR 1500, Avan Abdullah menguasai Race 1 untuk kategori Seeded A. Rava Mahpud menjadi yang terbaik di Seeded B, sedangkan Ananda Zayn Neymar Idy memimpin kategori Non Seeded.

Pada Race 2, giliran Fitra Eri yang keluar sebagai pemenang Seeded A. Abraham Franklin Nadeak memimpin Seeded B, sementara Ananda Zayn Neymar Idy kembali menjadi yang terbaik di kategori Non Seeded.

Kelas ISTCR 3600 menjadi panggung dominasi Alvin Bahar. Pembalap tersebut memenangi Race 1 sekaligus memimpin klasifikasi keseluruhan kategori Seeded A.

Pada Race 2, Alvin kembali menjadi yang tercepat. Tak hanya menang, dia juga mencatat fastest lap.

Untuk kategori Seeded B, Raden Dudy Darmady menjadi pembalap tercepat. Sedangkan Apip Ginanjar menjadi yang terbaik di kategori Non Seeded dan finis kedua secara keseluruhan.

Persaingan juga berlangsung di kelas Krida Agya OMR. Romy Tahrizi memenangi kategori Seeded pada Race 1, sementara Rizky Rafi Thamrin menjadi yang terbaik di Non Seeded.

Pada Race 2, Rizky kembali menunjukkan konsistensinya. Dia merebut kemenangan sekaligus memimpin kategori Non Seeded. Sementara pembalap Jepang Horino Jin menjadi yang terbaik di kategori Seeded.

Di kelas Subaru BRZ Super Series, persaingan dibagi menjadi empat kategori, yakni Pro, Pro AM, AM, dan Rookie.

Rio S.B menjadi pemenang kategori Pro pada Race 1 dan kembali menguasai kategori tersebut pada Race 2. Sudarmono juga mempertahankan posisi teratas di Pro AM.

Sementara itu, Daniel Sutrisno menjadi yang terbaik di kategori AM pada Race 1. Posisi tersebut kemudian direbut Hery Wirawan pada Race 2. Di kategori Rookie, Jenser Dulmarch Hussy tampil konsisten sebagai yang terbaik dalam dua race.

Dua Race, Dua Juara

Persaingan menarik juga terjadi di Superstars Sportscar Series (SSS). Umar Abdullah memenangkan Race 1 setelah mengungguli rekan setimnya, H. Dypo Fitramadhan. Nadeem Rustombi melengkapi podium.

Pada Race 2, Dypo bangkit dan merebut kemenangan. Nadeem finis kedua, sedangkan Michael Jorgy Junus menempati posisi ketiga.

Hasil tersebut membuat dua race melahirkan pemenang berbeda. Namun, Nadeem menjadi salah satu pembalap paling konsisten karena mampu dua kali naik podium.

Selain balapan utama, MFoS putaran ketiga juga menghadirkan Time Attack. Ada enam kategori yang dipertandingkan, yakni Under 1:40, Under 1:50, Under 2:00, Radical Class SR1, Radical Women Class, dan Radical Class SR3.

Ravi Fahrezi menjadi yang tercepat di Under 1:40. M. Harmaam Rahman memimpin Under 1:50, sedangkan Ine Rosdiana menjadi yang terbaik di Under 2:00.

Fandy Adianto menjadi pemimpin Radical Class SR1. Untuk Radical Women Class, Angelica Amara mencatat waktu terbaik 1:45,658. Sementara Alvaro Peribanez menjadi satu-satunya peserta Radical Class SR3 dengan catatan waktu 1:58,524.

Jaga Sirkuit Tetap Hidup

Ananda menilai keberadaan MFoS tidak sekadar menjadi ajang perebutan podium. Lebih dari itu, event tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga Pertamina Mandalika International Circuit tetap aktif sebagai pusat motorsport nasional.

Beragam kategori yang dipertandingkan memberi kesempatan kepada pembalap dengan pengalaman berbeda untuk berkompetisi di lintasan yang sama.

Kehadiran kategori Seeded A, Seeded B, Non Seeded, Pro, Pro AM, AM hingga Rookie membuat jenjang kompetisi menjadi lebih luas. Pembalap senior dapat mempertahankan performa, sementara pembalap muda mendapat ruang untuk menambah jam terbang.

“Keberlanjutan agenda motorsport nasional di Pertamina Mandalika International Circuit menjadi bagian penting untuk memastikan sirkuit tidak hanya aktif ketika menyelenggarakan kejuaraan internasional, tetapi juga menjadi rumah bagi kegiatan balap nasional sepanjang tahun,” tuturnya.

Dalam penyelenggaraan MFoS putaran ketiga, MGPA juga mendapat dukungan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui produk balé by BTN. MFoS putaran ketiga resmi berakhir setelah Race 2 pada Minggu (16/8/2026). Namun, geliat balap nasional di Mandalika belum berhenti. MGPA telah menyiapkan MFoS putaran keempat yang dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Oktober 2026. (can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *