NTB Percepat Pengumpulan Data IMTI 2026, Disparekraf Gelar Sosialisasi Pengisian Borang

Ahmad Nur Aulia. (ist)

MATARAM (NTBNOW.CO)–– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata ramah muslim terbaik di Indonesia. Melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Pemprov NTB akan menggelar sosialisasi percepatan pengumpulan data borang dan evidence Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai di Aula Kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Jalan Majapahit Nomor 17, Kota Mataram.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, dalam surat undangan bernomor 500.13.2/506/DISPAREKRAF-IV/2026, mengundang berbagai instansi pemerintah, pelaku industri pariwisata, akademisi, serta organisasi kepariwisataan untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Sosialisasi ini bertujuan mempercepat proses pengumpulan data indikator dan dokumen pendukung yang menjadi bagian penting dalam penilaian Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026. Kelengkapan data dan evidence dinilai sangat menentukan capaian Provinsi NTB dalam proses evaluasi sebagai destinasi wisata ramah muslim.

Berbagai pemangku kepentingan dijadwalkan hadir, di antaranya perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, BPJPH NTB, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi NTB, PHRI NTB, HPI NTB, perguruan tinggi, hingga pengelola sektor swasta seperti Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dan Lombok Epicentrum Mall.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan jajaran internal Disparekraf NTB, mulai dari sekretariat hingga seluruh bidang teknis yang membidangi pengembangan destinasi, kelembagaan, pemasaran pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemprov NTB berharap seluruh indikator penilaian IMTI 2026 dapat dipenuhi secara optimal sehingga mampu memperkuat daya saing NTB sebagai destinasi unggulan wisata halal dan wisata ramah muslim di tingkat nasional.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan mengenai mekanisme pengisian borang, penyediaan data, serta penyusunan evidence yang dibutuhkan dalam proses penilaian IMTI 2026. Dengan sinergi seluruh pihak, NTB diharapkan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasinya dalam pengembangan sektor pariwisata ramah muslim. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *