Hukum  

KY Pantau Sidang Pembunuhan Mahasiswi Unram

Ketua bidang pengawasan hakim dan investigasi KY: Abhan. (susan/ntbnow.co)

MATARAM (NTBNOW.CO)–Komisi Yudisial (KY) memantau sidang kasus Pembunuhan Ni Made Vaniradya Puspa Nitra, mahasiswi Universitas Mataram, dengan terdakwa Radit Ardiansyah di Pengadilan Negri (PN) Mataram, untuk memastikan persaingan berjalan sesuai dengan kode etik.

Ketua bidang pengawasan hakim dan investigasi KY, Abhan mengatakan pelaksanaan tugas KY untuk pemantauan untuk memastikan jalannya proses sidang sesuai dengan ketentuan undang-undang dan mencegah agar tidak terjadi pelanggaran mengenai kode etik dan pedoman perilaku hakim.

“Itu yang menjadi konsen kami,” katanya, Jumat 22/5.

Dia menjelaskan KY menaruh atensi pada perkara ini seiring perhatian publik “ KY di NTB ada penghubung, maka kami minta untuk penghubung itu untuk melakukan pemantauan beberapa sidang yang sedang berjalan, antara lain kasus Radit ini,” jelasnya.

Dari hasil pemantauan, KY menilai persidangan masih berjalan sesuai dengan hukum acara yang berlaku. Namun tidak tertutup kemungkinan KY akan mendalami lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran etik oleh majelis hakim jika ada temuan dan laporan dari masyarakat.

“Dari pemantauan sidang, kalau ada dugaan pelanggaran hakim tentu kami akan tindak lanjuti lebih lanjut, tapi tentu dengan pendalaman hasil pemantauan kami,” tuturnya.

Kasus ini bermula ketika jasad Ni Made Vaniradya Puspa Nitra ditemukan di kawasan Pantai Nipah pada Rabu (27/8/2025) setelah sebelumnya dilaporkan hilang karena tidak pulang ke rumah.

Setelah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi, penyidik menetapkan Radit Ardiansyah (20), warga Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya pergi bersama rekannya berinisial RA dari Kampus Universitas Mataram menuju Pantai Nipah untuk menikmati matahari terbenam menggunakan sepeda motor Honda PCX hitam.

Namun hingga tengah malam korban tidak kembali. Keluarga kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya RA ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sekitar lokasi kejadian dan dibawa ke Puskesmas Nipah. Beberapa jam kemudian, korban ditemukan meninggal dunia di lokasi yang sama. (can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *