MATARAM, NTBNOW.CO – Aparat kepolisian mengamankan enam orang terduga pelaku terkait kericuhan antarwarga yang terjadi di wilayah Pagutan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (22/3) malam.
Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, mengatakan langkah pengamanan dilakukan untuk mencegah situasi semakin meluas.
“Enam orang yang diduga terlibat telah kami amankan guna menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Kronologi Berawal dari Kesalahpahaman
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 17.50 WITA di Jalan Bung Karno, Kelurahan Pagutan Timur. Seorang warga Lingkungan Petemon yang sedang mengendarai sepeda motor bersama istrinya diduga mengalami insiden dengan dua pemuda di jalan.
Diduga terjadi aksi saling tegur yang berujung adu mulut hingga pemukulan menggunakan helm.
“Awalnya hanya kesalahpahaman di jalan yang berujung cekcok,” jelas Hendro.
Situasi kemudian berkembang. Sekitar pukul 19.00 WITA, korban kembali dihadang di perbatasan Lingkungan Presak dan Petemon. Di lokasi tersebut diduga terjadi pengeroyokan oleh beberapa orang.
Insiden ini memicu reaksi dari warga di dua lingkungan, sehingga kericuhan meluas.
Polisi Kedepankan Mediasi
Pihak kepolisian menegaskan akan mengedepankan penyelesaian secara persuasif melalui mediasi, mengingat peristiwa ini dipicu oleh kesalahpahaman.
“Kami mengutamakan penyelesaian secara damai agar tidak berkepanjangan,” kata Hendro.
Namun demikian, proses hukum tetap akan berjalan jika pihak korban memilih melanjutkan perkara.
Imbauan untuk Masyarakat
Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, termasuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Masyarakat diminta menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.
Saat ini, keenam terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Mataram.
Situasi Berangsur Kondusif
Untuk mengantisipasi potensi konflik susulan, aparat kepolisian masih disiagakan di lokasi kejadian. Langkah persuasif terus dilakukan guna menjaga keamanan wilayah.
Polisi memastikan situasi di Pagutan saat ini dalam kondisi terkendali.
“Kami pastikan situasi tetap aman. Personel akan terus berjaga untuk mencegah kericuhan lanjutan, terlebih menjelang suasana Idul Fitri yang seharusnya penuh kedamaian,” pungkas Hendro. (can)












