MATARAM (NTBNOW.CO)–Jumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah lolos verifikasi sebagai mitra secara nasional sebanyak 29.400. Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, Jumat 29/5.
“Sekarang, yang terverifikasi secara nasional ada 29.400 dapur dan yang sudah operasional 27.900 dapur,” katanya.
Dia menyebutkan, persentase kebutuhan dapur MBG skala nasional sebanyak 30.000 lokasi, sedangkan jumlah yang terverifikasi ini sudah mencapai 80 persen.
“Sisanya, kita menunggu hasil validasi data riil, terutama untuk daerah terpencil,” ujarnya.
Sedangkan untuk kebutuhan nasional untuk penyaluran MBG mencakup 82,9 juta penerima manfaat.
“Yang kita utamakan itu adalah ibu hamil, menyusui, anak balita, peserta didik, dan tenaga pendidik,” ucapnya.
Dia mengaku, BGN juga terdampak efisiensi, namun tidak berpengaruh terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada anak sekolah, namun efisiensi diberlakukan untuk anggaran kegiatan.
“Jadi, BGN menyambut kebijakan pemerintah ini tanpa mengurangi kualitas MBG. Tetap Rp15 ribu untuk porsi besar dan Rp13 ribu untuk porsi kecil,” ujar Soni
Dia menyebutkan, anggaran Rp15 ribu ini untuk peserta didik mulai dari yang duduk di kelas 4 sekolah dasar, ibu hamil, dan tenaga pendidik. Sedangkan, Untuk porsi kecil Rp13 ribu dibagikan kepada balita hingga peserta didik yang duduk di kelas 3 sekolah dasar.
“Itu (anggaran) terdiri dari uang operasional, insentif dan bahan baku,” pungkasnya. (can)




