Polda NTB Gelar Doa Bersama Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Persatuan dan Toleransi

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja bersama para pemuka lintas agama mengikuti doa bersama di Tribun Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Mataram, Selasa (30/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memperkuat sinergi, toleransi, dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan serta kerukunan masyarakat di Nusa Tenggara Barat. (ist)

MATARAM (NTBNOW.CO) – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada Rabu (1/7), Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar doa bersama lintas agama di Tribun Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Selasa (30/6). Kegiatan tersebut menjadi simbol penguatan persatuan, toleransi, serta komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengatakan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang pengabdian Polri selama delapan dekade, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi dan memperkuat komitmen dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Ini menjadi momentum untuk melakukan introspeksi, memperkuat komitmen pengabdian, serta memohon bimbingan dan kekuatan dari Allah SWT agar Polri, khususnya Polda NTB, senantiasa mampu menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di Bumi Gora,” ujar Kalingga.

Ia menegaskan, keberagaman agama, budaya, adat istiadat, dan suku bangsa merupakan kekuatan besar yang dimiliki Indonesia. Karena itu, perbedaan harus terus dirawat sebagai perekat persatuan, bukan menjadi sumber perpecahan.

Menurutnya, NTB selama ini dikenal sebagai daerah yang religius, rukun, dan harmonis. Budaya toleransi yang telah tumbuh di tengah masyarakat harus terus dipelihara untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB, TNI, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga kerukunan dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

Sementara itu, Ketua FKUB NTB, Buya Muhammad Subki Sasaki, mengapresiasi profesionalisme dan dedikasi Polri, khususnya Polda NTB, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah.

“Kami para tokoh agama melihat dan merasakan bagaimana kerja Polri semakin hari semakin baik. Profesionalisme ini membuahkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat,” katanya.

Ia menegaskan FKUB NTB siap mendukung berbagai program Polri sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan, menjaga kerukunan umat beragama, serta mendukung terwujudnya NTB yang maju dan mendunia.

“Atas nama para tokoh agama, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Polri adalah untuk masyarakat,” ujarnya.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi NTB, Fathul Gani, berharap bertambahnya usia Polri semakin memperkuat kedekatan institusi tersebut dengan masyarakat.

“Di usia ke-80 ini, kami berharap Polda NTB beserta seluruh jajaran menjadi sahabat terbaik bagi masyarakat di NTB. Semoga doa bersama lintas agama ini menghadirkan suasana yang teduh dan membawa keberkahan sehingga seluruh program yang telah direncanakan dapat terwujud dengan baik,” tuturnya.

Doa bersama lintas agama tersebut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Polda NTB. Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Nusa Tenggara Barat menjelang Hari Bhayangkara ke-80. (can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *