LOMBOKBARAT (NTBNOW.CO)–Dewan Dakwah (DD) Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib yang berlangsung di Aula Utama Kampus Qur’an Al Mukhlisin Qur’anic College, 15 Juni 2026.
Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta utusan masjid dari berbagai wilayah di Pulau Lombok ini berlangsung penuh antusias sebagai bagian dari ikhtiar meningkatkan kualitas imam dan khatib dalam pelayanan umat.
Sejak pagi, para peserta tampak memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian pelatihan yang dirancang guna memperkuat kapasitas keilmuan, praktik keimaman, serta keterampilan menyampaikan khutbah yang baik, terarah, dan sesuai tuntunan syariat.
Ketua Dewan Harian DD NTB, Dr. Muhammad Muhlis yang juga Direktur Al Mukhlisin Qur’anic College mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia masjid, khususnya para imam dan khatib.
Menurutnya, penyelenggaraan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa masih banyak imam dan khatib yang memiliki kemampuan dasar yang baik, namun belum memahami secara utuh aspek-aspek keilmuan yang berkaitan langsung dengan tugas keimaman dan kekhatiban.
“Menjadi imam dan khatib bukan hanya soal keberanian tampil atau bagus dalam membaca Al-Qur’an, tetapi membutuhkan pemahaman yang komprehensif tentang fiqih ibadah, fiqih shalat, syarat dan rukun, adab khutbah, hingga kemampuan memahami kondisi jamaah dan problem umat,” ujarnya.
Ia berharap melalui pelatihan ini para peserta tidak hanya memperoleh tambahan wawasan, tetapi juga semakin percaya diri, profesional, dan memiliki landasan ilmu yang kuat dalam menjalankan amanah di masjid masing-masing.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi wasilah lahirnya imam dan khatib yang lebih siap, berilmu, dan mampu menghadirkan dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, serta menjadi solusi di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DD NTB sekaligus Pimpinan Yayasan Nurul Hakim Lombok, TGH Muharrar Mahfudz menyampaikan optimismenya terhadap penyelenggaraan pelatihan ini.
Dia menegaskan imam dan khatib harus terus diperkuat dengan pemahaman mendalam tentang ilmu fiqih yang berkaitan langsung dengan tugas keimaman dan kekhatiban, terutama hukum-hukum ibadah serta persoalan keumatan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Imam dan khatib harus terus meningkatkan kualitas keilmuan agar dakwah yang disampaikan semakin tepat, menyejukkan, serta mampu menjadi solusi bagi umat,” pesannya.
Tingginya antusiasme peserta menjadi gambaran besarnya semangat para pengurus masjid di Pulau Lombok untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan.
DD NTB optimis pelatihan serupa akan terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan dakwah dan pembinaan umat di masa mendatang. (kim)












