Muhsinin Tour Berangkatkan 21 Jamaah Haji Khusus 2026, Fasilitas Bintang Lima Jadi Andalan

Puluhan jamaah mengikuti pra manasik haji khusus Muhsinin Tour and Travel di Hotel Golden Palace Lombok, Sabtu (11/4). Sebanyak 21 jamaah dijadwalkan berangkat pada musim haji 2026 dengan fasilitas bintang lima dan masa tunggu relatif singkat. (dok ntbnow.co)

MATARAM (NTBNOW.CO)-– Muhsinin Tour and Travel kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan ibadah haji dengan memberangkatkan 21 jamaah haji khusus (ONH Plus) tahun 2026. Jamaah akan mendapatkan layanan eksklusif dengan fasilitas bintang lima selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Sebelum keberangkatan, puluhan jamaah telah mengikuti kegiatan pra manasik dan silaturahmi yang digelar di Hotel Golden Palace Lombok, Sabtu (11/4). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan fisik, mental, dan pemahaman ibadah jamaah.

Direktur Muhsinin Tour and Travel, Haji Ahmad Muharis, menjelaskan bahwa keunggulan haji khusus terletak pada masa tunggu yang relatif singkat, yakni sekitar 5 hingga 7 tahun, serta tingkat kenyamanan yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, tahun 2026 ini kami memberangkatkan 21 jamaah. Insyaallah tahun 2027 kami targetkan bisa lebih dari 50 jamaah,” ujarnya, Sabtu (12/4).

Direktur Muhsinin Tour and Travel, Haji Ahmad Muharis.

Ia menjelaskan, fasilitas utama yang diberikan meliputi hotel bintang lima yang dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, tenda di zona A (maktab VIP) di Arafah dan Mina, penerbangan langsung menggunakan maskapai Saudi Airlines, serta bimbingan ibadah yang intensif.

Paket haji khusus ini ditawarkan dengan kisaran biaya Rp240 juta hingga Rp 250 juta per jamaah. Para peserta diketahui telah mendaftar sejak 2019 dan 2022, namun sempat mengalami penundaan akibat pandemi COVID-19.

Dalam proses pendaftaran, calon jamaah cukup menyetor dana awal sekitar USD 4.500 atau setara Rp70–75 juta untuk mendapatkan nomor porsi resmi melalui sistem Siskohat Kementerian Agama.

“Setelah terdaftar, jamaah langsung mendapatkan nomor porsi. Ini penting sebagai kepastian keberangkatan,” jelasnya.

Rencananya, jamaah asal Nusa Tenggara Barat akan berangkat pada 17 Mei 2026 dari Lombok menuju Jakarta, kemudian melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi pada 19 Mei bersama jamaah dari berbagai daerah lainnya.

Muharis menegaskan, seluruh fasilitas keberangkatan hingga kepulangan jamaah dari daerah asal sudah termasuk dalam paket layanan, tanpa biaya tambahan.

Pihaknya juga terus melakukan evaluasi setiap tahun untuk meningkatkan kualitas layanan dan manajemen, sehingga mampu menjadi salah satu biro perjalanan haji dan umrah terpercaya di NTB.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu mendaftar haji khusus sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci.

“Tidak ada kata terlambat. Haji khusus bukan sekadar mimpi, tetapi sesuatu yang bisa diwujudkan dengan perencanaan yang baik,” pungkasnya. (can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *