Volume Penjaminan di Jamkrindo Capai Rp 27 Triliun Awal Tahun 2026

JAMKRINDO: PT Jamkrindo. (ist)

JAKARTA (NTBNOW.CO)–PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat tren positif awal tahun 2026 untuk volume penjaminan bulan Januari hingga Februari mencapai Rp27,68 triliun dengan jumlah debitur terjamin mencapai 403.986 debitur.

Tren positif tersebut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara keseluruhan, penjaminan yang dilakukan Jamkrindo telah mendukung keberlangsungan usaha yang menyerap 1.829.948 tenaga kerja.

Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan komitmen Jamkrindo dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui  penguatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

”Ini menunjukkan komitmen Jamkrindo dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor UMKM,” katanya, Senin 16/3.

Dia menyebutkan, pihaknya juga berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kepada mitra lembaga keuangan dan pelaku usaha. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan proses bisnis, peningkatan kapasitas layanan penjaminan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung efisiensi dan kecepatan layanan.

Selain itu, Jamkrindo juga terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui penguatan manajemen risiko, kepatuhan, serta implementasi prinsip-prinsip good corporate governance (GCG). Tujuannya untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas perusahaan berjalan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Kami terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat tata kelola perusahaan guna memberikan nilai ekonomi, tetapi juga dikelola secara profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.

Abdul Bari mengaku, banyak UMKM yang tumbuh dan naik kelas melalui dukungan penjaminan dan pendampingan yang berikan oleh Jamkrindo. Seperti usaha kuliner milik Narista Hastarini, pelaku UMKM asal Semarang, yang berhasil tumbuh dari usaha rumahan hingga mampu mengembangkan bisnisnya GBOB Snack and Catering.

Dimasa pandemi, usaha milik Narista mengalami keterbatasan modal, namun pendampingan Jamkrindo, Narista memperoleh dukungan permodalan melalui program pinjaman kemitraan sebesar Rp 20 juta yang dimanfaatkan untuk memperbaiki dapur produksi dan melengkapi peralatan usaha.

Jamkrindo juga memberikan pendampingan berkelanjutan melalui pelatihan manajemen usaha, pengelolaan produksi, keamanan pangan, hingga pemasaran digital, yang mendorong usaha Narista semakin berkembang dan adaptif  mengikuti tren produk.”Bagi kami, keberhasilan Jamkrindo tidak hanya diukur dari angka kinerja, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan,” akunya

Selain mendukung UMKM-K sektor kuliner, Jamkrindo juga membantu pelaku usaha agar dapat mengikuti tender proyek pemerintah melalui layanan penjaminan.

Dalam industri konstruksi, kredibilitas dan kemampuan memenuhi persyaratan jaminan menjadi faktor penentu untuk memenangkan proyek, khususnya proyek strategis pemerintah.

” Di tengah kebutuhan tersebut, Jamkrindo hadir sebagai mitra penjaminan yang memberikan kepastian dan memperkuat kepercayaan pemberi kerja kepada pelaku usaha,” imbuhnya.

Direktur PT Valentara Sarana Raya Triyanto Dwi Hastanto mengungkapkan Keberadaan Jamkrindo telah menjadi solusi penting bagi perusahaannya dalam mendukung kelancaran partisipasi pada berbagai proyek strategis

Selama tiga tahun terakhir, Dia mengaku merasa terbantu oleh kehadiran Jamkrindo melalui berbagai produk yang dimiliki seperti suretybond dan kontra bank garansi.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, kami membutuhkan jaminan yang kredibel untuk dapat dipercaya mitra dan pemberi kerja. Bagi kami, pelayanan Jamkrindo selama ini sangat responsif dan mampu mendukung kelancaran bisnis kami,” pungkasnya. (can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *