Breaking News
*Press Release Nomor : 135/X/UIW_NTB/2026* *Tuntas Dukung MotoGP Mandalika 2026, PLN Tuai Apresiasi dari Penyelenggara* Lombok Tengah, 11 Oktober 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) sukses menuntaskan dukungan kelistrikan pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 9–11 Oktober 2026. Keberhasilan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik sepanjang rangkaian balapan mendapat apresiasi dari sejumlah pihak penyelenggara, mulai dari Mandalika Grand Prix Association (MGPA), InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), hingga InJourney. Kesuksesan tersebut diraih di tengah meningkatnya kebutuhan daya listrik selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Dibandingkan tahun sebelumnya, kebutuhan daya meningkat sekitar 5 persen, dari 2.925 kVA pada 2025 menjadi 3.070 kVA pada 2026, atau mencapai 105 persen dari kebutuhan daya tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi tantangan bagi PLN untuk memastikan seluruh fasilitas dan aktivitas penyelenggaraan ajang balap internasional tersebut tetap memperoleh pasokan listrik yang andal. Untuk menjawab tantangan tersebut, PLN UIW NTB mengoptimalkan kesiapan infrastruktur dan sistem pengamanan kelistrikan berlapis, didukung ratusan personel yang disiagakan di 17 titik strategis. Pengamanan ini turut didukung sistem suplai listrik langsung dari jaringan utama atau grid yang menjadi karakteristik kelistrikan Sirkuit Mandalika, guna memenuhi kebutuhan berbagai fasilitas dan perangkat operasional yang beroperasi secara bersamaan sepanjang penyelenggaraan MotoGP. Keberhasilan PLN dalam mendukung ajang internasional tersebut mendapat apresiasi dari Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola Soeprapto, yang menyampaikan terima kasih atas dukungan kelistrikan selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Apresiasi juga disampaikan Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka, yang menilai kelancaran ajang ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk peran PLN dalam memastikan keandalan pasokan listrik. Senada dengan itu, Direktur Utama InJourney, Maya Watono, turut menyampaikan terima kasih atas layanan kelistrikan berstandar kelas dunia yang dihadirkan PLN dalam mendukung kesuksesan MotoGP Mandalika 2026. General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil persiapan menyeluruh, penguatan sistem kelistrikan, serta koordinasi seluruh personel yang bertugas. Selain memastikan kesiapan infrastruktur, PLN juga menjalankan pemantauan dan pengendalian operasional secara terukur untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama berlangsungnya ajang internasional tersebut. “Kami bersyukur dapat mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 dengan menjaga keandalan pasokan listrik di tengah peningkatan kebutuhan daya. Ini merupakan wujud komitmen PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas, sekaligus mendukung NTB sebagai destinasi penyelenggaraan ajang olahraga berkelas dunia,” ujar Yondri. Dukungan kelistrikan yang berhasil dituntaskan PLN pada MotoGP Mandalika 2026 sekaligus mempertegas peran strategis infrastruktur energi dalam menunjang penyelenggaraan kegiatan berskala internasional. Melalui sinergi bersama para pemangku kepentingan, PLN UIW NTB berkomitmen terus menghadirkan layanan kelistrikan berkualitas guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, penguatan ekonomi daerah, serta posisi Nusa Tenggara Barat sebagai destinasi olahraga dan pariwisata kelas dunia. Energi Bersih untuk Ajang Dunia, PLN UP3 Selaparang Siagakan SPKLU Fast Charging di MotoGP 2026* Pudarnya Kearifan Lokal Ketika Korupsi Dianggap Normal Hosting Fee MotoGP 2027 Dinegosiasi Ulang, Keputusan Tunggu Presiden Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu

Volume Penjaminan di Jamkrindo Capai Rp 27 Triliun Awal Tahun 2026

JAMKRINDO: PT Jamkrindo. (ist)

JAKARTA (NTBNOW.CO)–PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat tren positif awal tahun 2026 untuk volume penjaminan bulan Januari hingga Februari mencapai Rp27,68 triliun dengan jumlah debitur terjamin mencapai 403.986 debitur.

Tren positif tersebut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara keseluruhan, penjaminan yang dilakukan Jamkrindo telah mendukung keberlangsungan usaha yang menyerap 1.829.948 tenaga kerja.

Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan komitmen Jamkrindo dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui  penguatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

”Ini menunjukkan komitmen Jamkrindo dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor UMKM,” katanya, Senin 16/3.

Dia menyebutkan, pihaknya juga berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kepada mitra lembaga keuangan dan pelaku usaha. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan proses bisnis, peningkatan kapasitas layanan penjaminan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung efisiensi dan kecepatan layanan.

Selain itu, Jamkrindo juga terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui penguatan manajemen risiko, kepatuhan, serta implementasi prinsip-prinsip good corporate governance (GCG). Tujuannya untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas perusahaan berjalan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Kami terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat tata kelola perusahaan guna memberikan nilai ekonomi, tetapi juga dikelola secara profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.

Abdul Bari mengaku, banyak UMKM yang tumbuh dan naik kelas melalui dukungan penjaminan dan pendampingan yang berikan oleh Jamkrindo. Seperti usaha kuliner milik Narista Hastarini, pelaku UMKM asal Semarang, yang berhasil tumbuh dari usaha rumahan hingga mampu mengembangkan bisnisnya GBOB Snack and Catering.

Dimasa pandemi, usaha milik Narista mengalami keterbatasan modal, namun pendampingan Jamkrindo, Narista memperoleh dukungan permodalan melalui program pinjaman kemitraan sebesar Rp 20 juta yang dimanfaatkan untuk memperbaiki dapur produksi dan melengkapi peralatan usaha.

Jamkrindo juga memberikan pendampingan berkelanjutan melalui pelatihan manajemen usaha, pengelolaan produksi, keamanan pangan, hingga pemasaran digital, yang mendorong usaha Narista semakin berkembang dan adaptif  mengikuti tren produk.”Bagi kami, keberhasilan Jamkrindo tidak hanya diukur dari angka kinerja, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan,” akunya

Selain mendukung UMKM-K sektor kuliner, Jamkrindo juga membantu pelaku usaha agar dapat mengikuti tender proyek pemerintah melalui layanan penjaminan.

Dalam industri konstruksi, kredibilitas dan kemampuan memenuhi persyaratan jaminan menjadi faktor penentu untuk memenangkan proyek, khususnya proyek strategis pemerintah.

” Di tengah kebutuhan tersebut, Jamkrindo hadir sebagai mitra penjaminan yang memberikan kepastian dan memperkuat kepercayaan pemberi kerja kepada pelaku usaha,” imbuhnya.

Direktur PT Valentara Sarana Raya Triyanto Dwi Hastanto mengungkapkan Keberadaan Jamkrindo telah menjadi solusi penting bagi perusahaannya dalam mendukung kelancaran partisipasi pada berbagai proyek strategis

Selama tiga tahun terakhir, Dia mengaku merasa terbantu oleh kehadiran Jamkrindo melalui berbagai produk yang dimiliki seperti suretybond dan kontra bank garansi.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, kami membutuhkan jaminan yang kredibel untuk dapat dipercaya mitra dan pemberi kerja. Bagi kami, pelayanan Jamkrindo selama ini sangat responsif dan mampu mendukung kelancaran bisnis kami,” pungkasnya. (can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *