LOMBOK UTARA (NTBNOW.CO) – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Amerta Dayan Gunung Lombok Utara, Ramdhan Jaya, angkat bicara terkait aksi demonstrasi warga Dusun Gili Meno, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, yang membentangkan spanduk di tengah laut sebagai bentuk protes atas krisis air bersih.
Ramdhan menegaskan, pihaknya menghormati aspirasi yang disampaikan warga. Menurutnya, aksi tersebut menjadi masukan penting bagi PDAM dalam upaya mencari solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Gili Meno.
“Kami memahami keresahan warga Gili Meno terkait air bersih. Air bukan barang mewah, melainkan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi negara melalui pemerintah daerah dan PDAM,” ujar Ramdhan, Kamis (21/5).
Ia menilai, persoalan pelayanan dasar seperti air bersih tidak boleh terjebak pada satu pilihan teknis saja. Menurutnya, berbagai opsi perlu dibuka dan dikaji demi mendapatkan solusi yang cepat, aman, serta berkelanjutan.
“Pipa bawah laut boleh dikaji, SWRO boleh dievaluasi, beach well boleh diuji, dan sistem darurat juga bisa disiapkan. Yang tidak boleh adalah membiarkan warga tetap tanpa layanan hanya karena kita berbeda pilihan teknis,” tegasnya.
Ramdhan menjelaskan, PDAM KLU terbuka untuk duduk bersama dengan seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah desa, DPRD, pemerintah daerah, pemerhati lingkungan, hingga otoritas teknis guna membahas solusi terbaik berdasarkan data dan kajian yang komprehensif.
Menurutnya, semua opsi harus diuji berdasarkan aspek kecepatan pelaksanaan, legalitas, keamanan lingkungan, keterjangkauan biaya, serta keberlanjutan layanan agar menghasilkan keputusan yang dapat diterima bersama.
“Kalau ada dugaan pelanggaran lingkungan, silakan dibuka datanya dan diuji oleh lembaga berwenang. Tetapi jangan sampai isu itu membuat warga Meno terus menunggu air bersih,” jelasnya.
Ia menegaskan, tugas utama PDAM bukan memperdebatkan pilihan teknis, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan akses air bersih sebagai layanan dasar.
“Karena bagi kami, tidak sama sekali bukan pilihan,” pungkasnya. (can)
