UIN Mataram Gandeng Bank NTB Syariah, Perkuat Pengelolaan Keuangan Kampus

Prof Masnun Tahir dan Nazaruddin. (ist)
Prof Masnun Tahir dan Nazaruddin. (ist)

MATARAM — Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menjalin perjanjian kerja sama strategis dengan Bank NTB Syariah untuk memperkuat pengelolaan keuangan perguruan tinggi berbasis prinsip syariah di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh kedua belah pihak di Mataram, Senin (23/2). Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi kelembagaan antara dunia pendidikan tinggi dan industri perbankan syariah di daerah.

Dalam kerja sama itu, UIN Mataram menempatkan dana sebesar Rp 40 miliar di Bank NTB Syariah dengan skema nisbah bagi hasil 40 persen atau setara equivalent rate 5,50 persen untuk jangka waktu satu tahun.

Selain penempatan dana, Bank NTB Syariah juga menyalurkan dukungan operasional sebesar Rp 100 juta untuk menunjang kegiatan akademik dan institusional di lingkungan UIN Mataram.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengatakan bahwa kerja sama tersebut tidak semata-mata berorientasi pada transaksi bisnis, tetapi juga menjadi bentuk sinergi untuk mendukung pengembangan pendidikan tinggi di NTB.

Menurut dia, UIN Mataram merupakan institusi strategis dengan status Badan Layanan Umum (BLU) yang membina lebih dari 13.000 mahasiswa, serta didukung ratusan dosen dan tenaga kependidikan.

“Kami merasa terhormat atas kepercayaan yang terus diberikan UIN Mataram kepada Bank NTB Syariah sebagai mitra perbankan utama,” ujar Nazaruddin.

Tak hanya mencakup pengelolaan dana, kerja sama ini juga diarahkan pada pengembangan layanan untuk meningkatkan efisiensi ekosistem kampus.

Salah satu program yang telah dipetakan ialah implementasi pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara host-to-host, sehingga transaksi mahasiswa dapat berlangsung secara real-time, lebih mudah, dan transparan.

Selain itu, UIN Mataram dan Bank NTB Syariah juga menjajaki co-branding Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang terintegrasi dengan layanan keuangan perbankan syariah.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan mahasiswa, sekaligus memperluas pemanfaatan layanan keuangan digital di lingkungan kampus.

Kerja sama itu juga membuka peluang dukungan pembiayaan infrastruktur pendidikan, termasuk penjajakan potensi pembiayaan pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran UIN Mataram.

Rektor UIN Mataram, Prof. Masnun Tahir, hadir bersama jajaran pimpinan universitas dalam seremoni penandatanganan tersebut.

Kedua institusi berharap kolaborasi antara Bank NTB Syariah dan UIN Mataram ini dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan serta memperkuat sinergi antara perbankan syariah dan perguruan tinggi keagamaan di NTB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *