MATARAM (NTBNOW.CO) – Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Sahlan M. Saleh, melakukan silaturahmi dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) NTB, Nur Ahmad Aulia, guna memperkuat sinergi pengembangan sektor pariwisata daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Sahlan melaporkan sejumlah agenda strategis BPPD NTB dalam waktu dekat, termasuk partisipasi pada ajang Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) serta upaya mendorong pembukaan penerbangan langsung ke Australia sebagai langkah memperluas pasar wisatawan mancanegara.
“BPPD terus berupaya meningkatkan demand pariwisata NTB melalui promosi dan kolaborasi dengan industri. BBTF menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring pasar internasional,” ujarnya.
Selain itu, BPPD juga mendukung berbagai agenda wisata di daerah, seperti Lombok Travel Mart pada April mendatang, serta kegiatan sport tourism seperti fun run dan turnamen golf yang digagas pelaku industri.
Tak hanya dengan kepala dinas, BPPD NTB juga melakukan silaturahmi dengan Kepala Bidang Pemasaran Disparekraf NTB yang baru, Helmi Rahman. Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun koordinasi yang lebih intens dalam strategi pemasaran pariwisata NTB ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya komunikasi rutin antara pemerintah dan pelaku industri. Disepakati pula bahwa forum silaturahmi atau audiensi akan dilakukan secara berkala setiap bulan guna menampung aspirasi pelaku pariwisata sekaligus merumuskan langkah strategis bersama.
Sahlan yang di dampingi Sekretaris HL Fatwir Uzali bersama anggota Badrun dan Abdus Syukur, menegaskan BPPD berperan sebagai penggagas ide dan strategi promosi, sementara implementasi dilakukan oleh industri pariwisata dengan dukungan penuh dari Disparekraf sebagai motor penggerak. “Kami mempromosikan konsep dan peluang pasar, industri yang mengeksekusi. Kolaborasi ini penting agar target kunjungan wisatawan dapat tercapai,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Nur Ahmad Aulia, menyambut baik langkah-langkah yang dilakukan BPPD. Ia menilai sinergi antara BPPD, pemerintah, dan pelaku industri menjadi kunci dalam menghadapi persaingan pariwisata yang semakin kompetitif.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, BPPD NTB tetap optimistis dapat menjalankan berbagai program promosi secara maksimal. Dengan dukungan semua pihak, sektor pariwisata NTB diharapkan terus tumbuh dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah.
Ke depan, koordinasi lintas sektor akan semakin dimaksimalkan agar setiap program berjalan efektif, terarah, dan mampu meningkatkan daya saing pariwisata NTB di tingkat nasional maupun internasional. (red)












