MATARAM (NTBNOW.CO) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung proses pembangunan Jembatan Bailey di Desa Perigi, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (16/1). Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan sebagai solusi sementara pascaruntuhnya jembatan lama akibat bencana.
Dalam kunjungannya, Gubernur mewacanakan agar Pemerintah Provinsi NTB memiliki stok Jembatan Bailey dengan sistem knockdown atau bongkar pasang. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan darurat kerusakan infrastruktur akibat bencana di masa mendatang.
“Pak Bupati menyampaikan kondisi ini sangat darurat karena jembatan ini merupakan jantung perekonomian desa. Usianya juga sudah sangat tua, mungkin lebih dari 30 tahun. Fokus kita adalah menormalkan kembali aktivitas masyarakat,” ujar Gubernur.
Menurutnya, Jembatan Bailey dipilih karena dapat dipasang dalam waktu relatif singkat. Meski demikian, proses pembangunan sempat terkendala mobilisasi material dari Pulau Jawa. Pembangunan jembatan tersebut terlaksana berkat dukungan penuh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Gubernur menilai, keberadaan stok Jembatan Bailey menjadi solusi taktis dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap merusak infrastruktur di NTB.
“Kita perlu memiliki stok Jembatan Bailey yang sifatnya knockdown. Relatif murah, cepat dipasang, dan efektif sebagai solusi sementara sambil menunggu pembangunan jembatan permanen,” katanya.
Ia berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat hingga anggaran pembangunan jembatan permanen tersedia. Setelah itu, jembatan Bailey dapat dibongkar dan digunakan kembali di lokasi lain yang membutuhkan.
“Yang terpenting, jembatan ini bisa segera digunakan karena menjadi urat nadi perekonomian warga. Penanganan harus dilakukan cepat,” ungkap mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki itu.
Selain meninjau pembangunan jembatan, Gubernur juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak melalui Baznas dan Dinas Sosial NTB.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut antara lain Pj Sekda NTB Lalu Moh. Faozal, Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin, Kepala Dinas Sosial NTB Ahmad Masyhuri, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. (can)












