MATARAM (NTBNOW.CO) — Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan Sellywati SH sebagai Ketua ASITA NTB yang baru. Ia terpilih melalui mekanisme voting, mengungguli Sekjen ASITA NTB, Sahnan Rawiya.

Dalam proses pemilihan, Sellywati memperoleh 38 suara, sementara pesaingnya meraih 32 suara. Hasil tersebut menandai berakhirnya kepemimpinan Dewantoro Umbu Joka SH yang telah menjabat selama dua periode atau sekitar 11 tahun, sejak 2015 hingga 2026.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penting bagi ASITA NTB dalam melanjutkan peran strategis sektor pariwisata daerah. Dalam pernyataannya, Sellywati menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat program yang telah dirintis kepengurusan sebelumnya.
“Kami akan tetap mendukung visi NTB Makmur Mendunia sebagaimana yang telah diperjuangkan oleh ketua sebelumnya. Kolaborasi dan penguatan promosi pariwisata akan menjadi fokus utama ke depan,” ujarnya.
Musda ASITA NTB dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur NTB dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Ketua Umum DPP ASITA Dr. N. Rusmiati, Kepala Dinas Pariwisata NTB, perwakilan Bank Indonesia NTB, Polda NTB, ITDC, Komisaris Utama Bank NTB Syariah, Ketua BPPD NTB, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP ASITA menekankan pentingnya memperluas aksesibilitas pariwisata NTB, termasuk mendorong pembukaan penerbangan langsung (direct flight) dari luar negeri ke NTB. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai destinasi unggulan.
Selain itu, dukungan lintas sektor juga dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan industri pariwisata, khususnya dalam menghadapi persaingan global dan dinamika pasar wisata.
Dengan kepemimpinan baru, ASITA NTB diharapkan mampu memperkuat sinergi antar pelaku industri, pemerintah, dan stakeholder lainnya guna mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. (red)












