Pers  

Sejarah Baru bagi NTB: Yogi Hadi Ismanto Terpilih sebagai Anggota Dewan Pers 2025-2028

MATARAM (NTBNOW.CO) – Nusa Tenggara Barat (NTB) mencetak sejarah baru di dunia pers nasional. Wartawan senior sekaligus Direktur Lombok TV, Yogi Hadi Ismanto, resmi terpilih sebagai anggota Dewan Pers periode 2025-2028. Ia menjadi satu dari sembilan anggota Dewan Pers yang baru, mewakili unsur pimpinan perusahaan pers.

Susunan Anggota Dewan Pers 2025-2028

Dewan Pers periode ini terdiri dari tiga unsur, yaitu tokoh masyarakat, jurnalis, dan perwakilan perusahaan pers. Berikut susunan lengkapnya:

Tokoh Masyarakat: Komarudin Hidayat, Busro Muqoddas, Niken Widiastuti

Utusan Jurnalis: Abdul Manan, Jazuli, Maha Eka

Perwakilan Perusahaan Pers: Dahlan Dahi, Totok Suryanto, Yogi Hadi Ismanto

Sebelumnya, Yogi Hadi Ismanto masuk dalam daftar 18 calon anggota Dewan Pers yang diumumkan oleh Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) Dewan Pers pada 19 Februari 2025. Ia bersaing dengan lima kandidat lainnya dari unsur perusahaan pers, yaitu Dahlan Dahi, Eko Pamuji, Paulus Tri Agung Kristanto, Syamsudin Hadi Sutarto, dan Totok Suryanto. Dari total 42 bakal calon yang mendaftar, akhirnya dipilih sembilan anggota terbaik untuk menjalankan tugas Dewan Pers periode mendatang.

Rekam Jejak Yogi Hadi Ismanto

Yogi Hadi Ismanto bukan sosok baru dalam dunia pers. Pada Mei 2024, ia bersama HM Syukur—Pemimpin Umum Radar Mandalika—dinyatakan lulus sebagai ahli pers oleh Dewan Pers. Keduanya mengikuti pelatihan dan penyegaran calon ahli Dewan Pers pada 2-4 Oktober 2023 di Makassar bersama 20 wartawan senior lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Proses pemilihan anggota Dewan Pers ini melibatkan masukan dari masyarakat hingga 27 Februari 2025. BPPA Dewan Pers membuka ruang bagi publik untuk menyampaikan opini dan tanggapan terhadap para calon melalui email resmi Dewan Pers.

Dengan terpilihnya Yogi Hadi Ismanto, NTB kini memiliki perwakilan yang dapat berkontribusi dalam pengawasan dan pengembangan dunia pers nasional. Keberadaannya di Dewan Pers diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam meningkatkan profesionalisme dan kebebasan pers di Indonesia. (red)

Keterangan Foto:

Yogi Hadi Ismanto. (ist)