Pemprov Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idul Fitri dan Nyepi Aman

GPM: Pemprov NTB Gelar GPM untuk memastikan stok pangan aman serta tekam inflasi jelang Lebaran dan Nyepi. (ist)

MATARAM (NTBNOW.CO)–Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan stok bahan pangan jelang Idul Fitri dan hari raya Nyepi aman untuk masyarakat setempat.

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, mengatakan saat ini prioritas utama pemerintah saat ini adalah menjaga stok sembilan bahan pokok agar tetap aman dan harganya terjangkau bagi masyarakat kecil

“Kita harus memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang memberikan efek kurang baik bagi masyarakat. Terutama karena saat ini ada dua momentum besar, yaitu saudara kita yang Muslim menjalankan Ramadan dan umat Hindu yang merayakan Nyepi,” katanya, Rabu 11/3.

Ia mengaku, untuk harga cabai yang sempat melonjak, tim pangan lanusng melakukan intervensi cepat. Salah satunya adalah dengan mendatangkan pasokan cabai dari Sulawesi untuk memenuhi kebutuhan lokal.

Selain cabai, perhatian juga diberikan pada komoditas jagung, khususnya di wilayah Bima, Pulau Sumbawa. Pemerintah berupaya menjalin kemitraan agar hasil panen petani mendapatkan pasar yang layak sehingga tidak merugikan produsen lokal saat puncak musim panen.

“Kami berharap ketersediaan pangan tercukupi, harga terjangkau, dan distribusi barang merata ke seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Hj. Eva Dewiyani mengatakan untuk mencegah terjadinya lonjakan harga bahan pangan menjelang lebaran dan Nyepi serta untuk mengendalikan inflasi, Pemprov NTB rutin menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

GPM tersebut kolaborasi antara pemerintah daerah, Perum Bulog, BI, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, pelaku usaha pangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna menjaga pasokan pangan tetap stabil.

“Melalui GPM, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya GPM, beban ekonomi masyarakat dapat berkurang sekaligus memastikan kesehatan warga tetap terjaga selama menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan dan menjelang lebaran dan nyepi. (can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *