MATARAM (NTBNOW.CO) – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Rabu (26/03/2025). Kunjungan ini bertujuan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pengembangan destinasi wisata di daerah pemilihan mereka.
Rombongan anggota dewan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, Jamaluddin Maladi, MT. Dalam pertemuan itu, Ketua Komisi II DPRD KSB, Mustafa HZ, menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi NTB memberikan perhatian lebih terhadap sektor pariwisata di Sumbawa Barat.
“Kami datang untuk meminta dukungan dan bantuan dari Dinas Pariwisata NTB, agar pengembangan obyek wisata di daerah kami bisa lebih optimal,” ujarnya.
Dispar NTB Dukung Visi Gubernur untuk Pariwisata Kelas Dunia
Menanggapi aspirasi tersebut, Kadis Pariwisata NTB menegaskan bahwa pengembangan pariwisata merupakan salah satu program prioritas Gubernur NTB, H. Lalu Muhammad Iqbal, bersama Wakil Gubernur Hj. Dinda. Pemerintah provinsi tengah fokus membangun ekosistem pariwisata kelas dunia yang mencakup peningkatan konektivitas dan penguatan fasilitas publik seperti transportasi, toilet umum, klinik, hingga pengelolaan sampah.
“Visi Gubernur adalah menjadikan NTB sebagai destinasi wisata unggulan. Tidak hanya Lombok, Sumbawa juga menjadi perhatian penting dalam pengembangan sektor ini,” ujar Jamaluddin.
Ia juga menambahkan bahwa pengembangan sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di luar musim liburan. NTB akan terus mendorong penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional untuk mendongkrak ekonomi daerah.
Anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Abdus Syukur, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa BPPD memiliki empat tugas utama, yaitu meningkatkan citra kepariwisataan, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara beserta pembelanjaannya, serta menjadi koordinator promosi wisata daerah.
“Kami siap bersinergi dengan semua pihak, termasuk media, dalam mempromosikan destinasi wisata di NTB, khususnya di Sumbawa Barat,” ujar Syukur, yang juga mewakili unsur media di BPPD.
Ia menekankan bahwa agar sebuah obyek wisata layak dipromosikan, diperlukan strategi pengembangan yang menyeluruh. Tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga harus memperhatikan daya tarik budaya, sejarah, kuliner, serta infrastruktur penunjang seperti akses jalan, toilet, tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya.
“Keamanan dan kebersihan lingkungan menjadi faktor penting. Wisatawan harus merasa aman dan nyaman saat berkunjung,” tambahnya.
Pertemuan tersebut disambut positif oleh Dispar NTB. Masukan dari DPRD KSB yang berasal dari berbagai fraksi seperti Gerindra, NasDem, Golkar, dan PPP mendapat apresiasi.
“Kita akan terus berjuang bersama untuk memajukan pariwisata yang mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat,” tegas Jamaluddin. (red)
Keterangan Foto:
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, Jamaluddin Maladi, MT (pegang mik) di dampingi anggota BPPD Abdus Syukur (kiri), memberi penjelasan kepada anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Foto: istimewa.