News  

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Jelang Lebaran Aman

MATARAM (NTBNOW.CO)–Pertamina Patra Niaga Jawa Timur Bali Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan kesiapan pasokan energi atau bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Nusa Tenggara Barat (NTB) aman.

“Selama Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri tahun 2025 Pertamina Patra Niaga memastikan stok pasokan energi seluruh wilayah kerja termasuk NTB aman,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi, Rabu 19/3.

Selama periode Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2025, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh SPBU dan agen LPG dalam kondisi yang optimal.

Dengan mengutamakan distribusi yang merata di seluruh daerah, termasuk daerah-daerah yang rawan atau terpencil, Pertamina berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa adanya gangguan.

“Untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG kami telah menyiapkan cadangan stok yang cukup di seluruh wilayah Jatimbalinus. Selain itu, kami juga mengoptimalkan distribusi melalui pengawasan intensif terhadap jalur distribusi, terutama di wilayah-wilayah dengan permintaan tinggi seperti destinasi wisata dan jalur transportasi utama,” ungkap Ahad.

Untuk wilayah NTB, stok BBM dan LPG saat ini dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan yang meliputi tiga Terminal BBM (Fuel Terminal dan Integrated Terminal), 88 SPBU, 7 SPBUN, 83 Agen LPG PSO, dan 2 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU).

“Selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2025, stok BBM dan LPG dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah NTB. Kita juga tetap standby di lokasi kita untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG lancar,” jelasnya

Untuk Proyeksi konsumsi  BBM selama periode Satgas ini diperkirakan meningkat sekitar 4,2 persen dari rata-rata normal 1.443 KL/hari untuk Gasoline dan untuk Gasoil turun sekitar 9,5 persen dari konsumsi normal 382 KL/hari dikarenakan adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dan truk. Sedangkan untuk kebutuhan LPG meningkat 4,2 persen dari normal harian 473 MT/hari.

Selain itu juga, Pertamina juga memastikan Kesiapan Pasokan Avtur untuk kebutuhan penerbangan di dua bandara yang ada di NTB, Pasokan Avtur dipastikan cukup untuk mendukung peningkatan mobilitas penumpang udara selama arus mudik dan arus balik.

“Untuk sektor aviasi, kami juga telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas yang memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan selama arus mudik dan arus balik,” sebutnya.

Adapun konsumsi Avtur untuk penerbangan di Nusa Tenggara Barat naik sebesar 25,2 persen dari rerata normal harian 93 KL/hari.

Pihaknya juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) yang dimulai pada tanggal 17 Maret 2025 sampai dengan 13 April 2025 karena prediksi puncak arus mudik terjadi pada 23-30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik terjadi pada 5-8 April 2025.

Ia menyebutkan, Pertamina memproyeksi adanya peningkatan kebutuhan BBM dan LPG di Nusa Tenggara Barat, terutama untuk jenis Gasoline.

“Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” jelas Ahad.

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BUMN lain, TNI, Polri, Perbankan, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) untuk memastikan distribusi energi berjalan dengan aman dan lancar selama periode libur arus mudik dan arus balik.

“Kordinasi terus kita lakukan untuk memastikan pendistribusian energi aman dan berjalan dengan baik,” imbuhnya. (can)

Keterangan Foto:

PERTAMINA : Stok BBM dan LPG pertamina aman jelang lebaran Idul Fitri 2025. (ist)