MotoGP  

Marc Marquez Belum Pernah Finis di Mandalika, Gubernur Lalu Iqbal Beri Sembeq: Tahun Ini Berbeda

MATARAM (NTBNOW.CO) — Ada cara khas Lombok yang dipilih Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal untuk menyambut Marc Marquez menjelang MotoGP Mandalika 2026. Iqbal memberikan sembeq, tradisi doa keselamatan masyarakat Sasak, kepada pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut.

Momen itu terjadi dalam rangkaian parade pembalap MotoGP di Kota Mataram, Rabu, 7 Oktober 2026. Parade diawali dengan flag off di Taman Sangkareang sebelum para pembalap menyusuri jalanan Kota Mataram dan finis di panggung utama Taman Udayana. Ribuan warga memadati jalur parade untuk melihat langsung para pembalap yang akan berlaga di Mandalika.

Di penghujung parade itulah Lalu Iqbal menyampaikan doa khususnya kepada Marquez. Doa tersebut bukan tanpa cerita. Sejak pertama kali tampil di Sirkuit Mandalika, Marquez belum pernah sekalipun menuntaskan balapan di sirkuit tersebut. Dia berharap catatan tersebut bisa berakhir pada balapan tahun ini.

“Marc Marquez, saya doakan kamu. Ini tanggal ganjil, insyaallah kamu bisa melewati tikungan-tikungan itu dengan lancar. Sudah saya sembeq,” kelakar Lalu Iqbal.

Harapan serupa ternyata juga disampaikan Marquez. Di hadapan masyarakat yang memadati parade, pembalap bernomor 93 tersebut mengakui Mandalika belum memberikan hasil yang baik untuk dirinya.

“Di Mandalika, dari tahun 2021, saya tidak pernah finis race. Tapi saya berharap dan berharap bahwa tahun ini akan berbeda. Berdoa untuk saya, berdoa untuk 93, dan kami akan mencoba untuk melakukannya,” ujar Marquez.

Salah satu titik yang menyimpan cerita bagi Marquez adalah Tikungan 7 Sirkuit Mandalika atau dikenal dengan sebutan Amak Bengkok. Pada MotoGP Mandalika 2025, Marquez terlibat kecelakaan dengan Marco Bezzecchi pada lap pertama di tikungan tersebut. Keduanya gagal melanjutkan balapan.

Catatan kurang beruntung Marquez di Mandalika terjadi dalam beberapa musim. Pada 2022 dia gagal mengikuti balapan utama setelah mengalami kecelakaan saat sesi pemanasan. Pada 2023 Marquez kembali gagal menyelesaikan balapan. Setahun kemudian, masalah teknis membuatnya berhenti setelah 12 lap. Insiden bersama Bezzecchi kembali membuatnya gagal finis pada 2025.

Karena itu, kembalinya Marquez ke Mandalika tahun ini membawa cerita tersendiri. Terlebih dukungan masyarakat terlihat sepanjang parade dari Taman Sangkareang hingga Taman Udayana. Marquez mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan masyarakat NTB.

“Ketika kami datang ke sini, kami terkesan bahwa kami memiliki banyak penggemar dan mereka luar biasa. Jadi, nikmati parade ini, bersiap untuk balapan pada minggu besok di Mandalika,” katanya.

Selain Marquez, parade tersebut diikuti Fabio Di Giannantonio, Franco Morbidelli, Marco Bezzecchi, Brad Binder, Maximo Quiles, serta dua pembalap Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama. Iqbal juga menyempatkan berbincang dengan sejumlah pembalap untuk mendengar langsung kesan mereka selama berada di Lombok.

Menurut Lalu Iqbal, kesan yang dibawa para pembalap menjadi penting karena mereka sekaligus membawa cerita mengenai Mandalika dan NTB ketika kembali ke negara masing-masing.

“Semuanya membawa cerita baik untuk dibawa pulang ke negaranya masing-masing. Kesannya sangat baik, damai, dan penuh cerita positif,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *