BIMA (NTBNOW.CO)– Pembangunan Rumah Sakit (RS) Rabita Sape di Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, resmi dimulai pada Kamis (3/4). Peletakan batu pertama (groundbreaking) dilakukan oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi, sebagai tanda dimulainya pembangunan fasilitas kesehatan ini.
RS Rabita Sape akan dibangun sebagai rumah sakit berlantai dua dengan luas bangunan sekitar 1.200 m² di atas lahan seluas 220 m². Acara peresmian dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk anggota DPRD Kabupaten Bima dari Dapil V (Sape-Lambu), Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Fatahullah, S.Pd, Camat Sape Muhamad Akbar, SP., M.Si, unsur Muspika, Kasi Bimas Islam Kemenag Bima, serta kepala desa se-Kecamatan Sape.
Dukungan Bupati Bima untuk RS Rabita Sape
Dalam sambutannya, Bupati Ady Mahyudi mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam inisiasi dan pembangunan RS Rabita Sape. Ia mengajak masyarakat untuk mendukung keberadaan rumah sakit ini dan menjadikannya sebagai tempat harapan, pemulihan, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberadaan dan perjalanan Rabita Hospital ke depan,” ujar Bupati Ady Mahyudi di hadapan dokter dan tenaga medis Kecamatan Sape.
RS Rabita Hadir dengan Layanan Kesehatan Modern
Komisaris Dewan Pengawas RS Rabita Sape, Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS, CICS, menjelaskan bahwa rumah sakit ini hadir untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas dengan tenaga medis profesional dan fasilitas modern.
“Langkah ini merupakan wujud nyata dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan, sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bima,” jelasnya.
RS Rabita Sape akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk kelas rawat inap reguler dan VIP, ruang perina dan neonatus, serta ruang isolasi. Sementara itu, bangunan utama yang sedang direnovasi akan mencakup Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang bersalin (VK), ruang operasi (OK), laboratorium, radiologi, farmasi, poliklinik, dan ICU.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol harapan agar pembangunan RS Rabita Sape berjalan lancar dan dapat segera melayani masyarakat dengan optimal. (rls)