Kasus  

Gerebek Sarang Narkoba di Mataram, Delapan Orang Ditangkap 

MATARAM (NTBNOW.CO)– Polresta Mataram melakukan penggerebekan sarang narkoba di Lingkungan Gapuk, Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, pada Kamis (20/02). Dalam operasi ini, delapan orang yang diduga pengedar narkotika berhasil diamankan, termasuk seorang perempuan yang merupakan istri salah satu pelaku.

Penggerebekan ini dilakukan sebagai upaya menciptakan situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah sekaligus mendukung Program Asta Cita Pemerintah untuk memberantas peredaran gelap narkoba yang mengancam masa depan generasi muda.

Operasi dilaksanakan serentak di tiga lokasi berbeda di Dasan Agung oleh tiga tim khusus yang masing-masing dipimpin langsung oleh Kasubdit Ditresnarkoba Polda NTB.

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, mengungkapkan bahwa kedelapan pelaku telah diamankan beserta barang bukti hasil penggeledahan.

“Para pelaku saat ini telah dibawa ke Polresta Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari lokasi, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa puluhan paket sabu siap edar dengan berat bruto 14,71 gram, alat komunikasi, peralatan konsumsi sabu, serta uang tunai,” jelasnya.

Detail Penangkapan

Kedelapan pelaku yang ditangkap adalah:

1. R alias B (Target Operasi/TO)

2. N dan JS (Non-TO) – diamankan di rumah di Lingkungan Gapuk Selatan.

3. M dan RH (TO), R dan IH (Non-TO) – diamankan di rumah di Lingkungan Gapuk Tengah.

4. AS (TO) – diamankan di rumah di Lingkungan Kebon Bawa, Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Ampenan.

Hasil tes urine menunjukkan empat pelaku, yaitu R alias B, M, RH, dan AS, positif menggunakan methamphetamine, sementara sisanya negatif.

Menurut AKP Suputra, Dasan Agung telah lama menjadi salah satu wilayah rawan peredaran narkoba.

“Wilayah ini sering muncul dalam berbagai kasus pengungkapan narkoba. Bahkan, pelaku dari beberapa kasus yang terjadi di luar wilayah ini sering berasal dari Dasan Agung. Oleh karena itu, kami memprioritaskan penggerebekan di sini,” paparnya.

Polresta Mataram menegaskan akan terus melakukan tindakan tegas terhadap peredaran narkoba di wilayah tersebut demi menjaga keamanan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkotika. Perang melawan narkoba membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat,”* tutupnya. (can)