DOMPU (NTBNOW.CO) — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Dompu melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Dompu beserta jajaran, Jumat (23/1) pagi. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan media mainstream dalam pengelolaan informasi publik yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dompu, Nursalam, menegaskan bahwa kerja sama dengan media merupakan bagian dari tugas strategis Kominfo. Namun demikian, kolaborasi tersebut harus dilakukan secara selektif dengan media yang memiliki legalitas serta struktur organisasi yang jelas.
“Media di Dompu jumlahnya cukup banyak. Kami terbuka untuk bekerja sama, namun media yang memiliki dasar hukum dan kejelasan organisasi tentu menjadi prioritas. Kerja sama ini juga harus memiliki landasan hukum yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan Kominfo Dompu akan memperkuat penyediaan informasi pemerintahan melalui pola jemput bola, dengan aktif berkoordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menghimpun bahan informasi yang selanjutnya dapat disalurkan kepada media.
“Kami berharap sinergi dengan media terus ditingkatkan. Hal-hal yang sudah berjalan baik kita pertahankan, sementara kekurangan kita perbaiki bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua SMSI Kabupaten Dompu, Iwan Sakral, menyampaikan bahwa secara prinsip tugas media dan Kominfo memiliki tujuan yang sama, yakni menyampaikan informasi kepada masyarakat. Meski demikian, media tetap memiliki fungsi kontrol sosial dan independensi yang harus dijaga.
“Independensi media adalah keniscayaan. Namun hal itu tidak menghalangi kolaborasi. Dengan sinergi yang baik, kami berharap pengelolaan informasi pemerintahan dapat dilakukan melalui satu pintu, dengan Kominfo sebagai juru bicara resmi pemerintah daerah,” jelasnya.
Menurut Iwan, sistem satu pintu akan memudahkan media memperoleh informasi yang valid serta menjaga konsistensi data publik. Dalam struktur pemerintahan daerah, Kominfo memiliki peran strategis sebagai pusat pengelolaan dan distribusi informasi resmi.
Dalam kesempatan tersebut, Iwan Sakral juga memperkenalkan jajaran pengurus SMSI Kabupaten Dompu periode 2025–2029 sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Ia menjelaskan bahwa SMSI merupakan organisasi yang menaungi perusahaan media siber berbadan hukum dan menjadi salah satu konstituen Dewan Pers.
“Berbeda dengan organisasi wartawan, SMSI menaungi perusahaan media. Karena itu, kerja sama resmi dapat dilakukan, baik dalam bentuk iklan maupun berita kerja sama, dengan produk jurnalistik yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Sekretaris SMSI Kabupaten Dompu, Fauzi Akbar, menekankan pentingnya peran media mainstream dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah. Menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap situs web pemerintah relatif masih rendah, sementara media mainstream dan media sosial lebih banyak menjadi rujukan publik.
“Keunggulan media mainstream terletak pada proses verifikasi dan tanggung jawab hukum. Informasi tidak langsung dipublikasikan, tetapi melalui konfirmasi dan kaidah jurnalistik,” jelas Fauzi.
Ia menilai, penguatan kemitraan antara Kominfo dan media mainstream menjadi penting agar informasi publik yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kemitraan strategis antara Kominfo dan SMSI Kabupaten Dompu dalam menghadirkan informasi publik yang berkualitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah. (rls)












