MATARAM (NTBNOW.CO)– InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat peningkatan kunjungan pariwisata Di The Mandalika, performa okupansi dengan rata-rata tingkat hunian hotel, sepanjang tahun 2025 berada di kisaran 55 persen. Kinerja tersebut didukung oleh tingginya aktivitas kawasan, dengan total kunjungan mencapai lebih dari 1,4 juta pengunjung sepanjang tahun.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengungkapkan, Untuk puncak okupansi terjadi pada periode Juli hingga Agustus, seiring penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional serta momentum libur sekolah.
“Lonjakan hunian terjadi secara merata di berbagai kelas hotel, yang mencerminkan kuatnya multiplier effect event terhadap pergerakan wisatawan, sektor pariwisata, dan ekonomi lokal,” katanya, Jumat 16/1.
Dia menyebutkan, Di The Nusa Dua, rata-rata tingkat hunian hotel sepanjang 2025 tercatat sebesar 76,93 persen, Capaian ini diraih di tengah tantangan eksternal berupa penurunan perjalanan dinas dan aktivitas MICE pada awal tahun, sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Pusat.
Tapi jumlah kunjungan kawasan menunjukkan pertumbuhan yang meningkat. Dari sekitar 3,2 juta kunjungan pada 2024 menjadi hampir 3,8 juta kunjungan pada 2025, atau tumbuh sekitar 18,5 persen Peningkatan kunjungan.
“Ini mencerminkan tingginya pergerakan wisatawan, meskipun sebagian besar masih didominasi kunjungan harian yang belum sepenuhnya terkonversi menjadi hunian kamar,” ujarnya.
Adapun di The Golo Mori mencatat kinerja yang positif. Kunjungan kawasan sepanjang tahun 2025 mencapai 28.406 pengunjung. Realisasi kunjungan The Golo Mori melampaui target pada kedua semester 2025, masing-masing mencapai 139 persen pada Semester I dan 140 persen pada Semester II.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh strategi aktivasi kawasan yang kian terarah, melalui penyelenggaraan event berskala menengah hingga besar yang mampu mendatangkan jumlah pengunjung lebih tinggi, meski jumlah event yang diselenggarakan lebih terkurasi.
Capaian ini menegaskan posisi The Golo Mori sebagai destinasi MICE yang terus berkembang dan semakin kompetitif.
“Secara keseluruhan, capaian kinerja ketiga kawasan menegaskan efektivitas strategi pengelolaan destinasi yang dijalankan ITDC untuk menjadi Master Developer dan Asset Manager destinasi pariwisata Indonesia. Ke depan,” ucap Fajar.
ITDC, lanjutnya, berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kawasan, mendorong length of stay dan visitor spending yang lebih tinggi, serta memperkuat pengembangan event dan amenitas berstandar internasional untuk mendukung pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan.
“Kami tetap berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata dan mendorong pengembangan event-event internasional di Kawasan ITDC,” pungkasnya. (can)


