Polresta Mataram Siapakan Lima POS Pengaman Jelang Mudik 

MATARAM (NTBNOW.CO)–Polresta Mataram mempersiapkan rencana pengamanan arus mudik Lebaran dalam Operasi Ketupat Rinjani 2025. Sebanyak lima pos pengamanan didirikan di titik-titik strategis wilayah hukum Polresta Mataram.

Kapolresta Mataram, Kombes Pol Ariefaldi Warganegara menyebutkan, Empat pos di Kota Mataram, yakni Karang Jangkong, Kebon Roek, Terminal Mandalika, dan Epicentrum Mall dan Pos Narmada, Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

“Epicentrum sebagai pos terpadu, yang di Narmada sebagai pos pelayanan,” katanya, Kamis 20/3, Kemarin.

Ia menjelaskan, pos-pos tersebut akan beroperasi 24 jam selama 14 hari, mulai 26 Maret hingga 8 April 2025. Setiap pos dilengkapi dengan personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, BPBD, dan Kominfo.

“Unsur masyarakat seperti Senkom dan Pramuka turut dilibatkan dalam pengamanan,” ucapnya.

Penempatan pos didasarkan pada analisis titik rawan kemacetan dan potensi gangguan keamanan. Simpang tiga Kebon Roek, misalnya, dikenal sebagai area rawan macet, terutama saat perayaan Lebaran Topat di Bintaro. Karang Jangkong, sebagai pusat perniagaan, juga menjadi fokus pengamanan.

Pos terpadu berada di Epicentrum Mall berfungsi sebagai pusat komando dan kendali, mengingat mall tersebut menjadi pusat aktivitas masyarakat menjelang Lebaran. Sementara itu, pos pelayanan di Narmada disiapkan untuk mengamankan jalur lintas Lombok yang sering dilalui pemudik.

Untuk mengoptimalkan pengamanan, Polresta Mataram menurunkan 125 personel. Namun, lanjtu Ariefaldi, jumlah ini belum termasuk dukungan dari instansi terkait dan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Kalau total semua dengan instansi lain yang terlibat diperkirakan mencapai 300 orang,” imbuhnya.

Secara nasional, Polri menyiapkan 2.835 pos komando mudik Lebaran 2025, terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu. Posko-posko ini bertujuan mengamankan 126.736 objek pengamanan.

Polri juga menyediakan layanan hotline pada masa mudik Lebaran, yang dapat diakses masyarakat melalui nomor 110. Nomor tersebut dapat dihubungi masyarakat bila ingin menyampaikan keluhan atau mendapat informasi mengenai pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini.

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan menjelang arus mudik Lebaran 2025, terutama di Lombok Barat, Lombok Timur, dan Sumbawa. Pemudik diimbau untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan rawan kecelakaan di wilayah tersebut. (can)

Keterangan Foto:

Kapolresta Mataram: Kombes Pol Ariefaldi Warganegara. (ist)