MATARAM (NTBNOW.CO)–Polresta Mataram dengan pemerintah kota (Pemkot) Mataram sudah menyiapkan langkah-langkah pengamanan untuk pola penjagaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum setempat agar tetap kondusif.
Kapolresta Mataram Kombes Pol Hendro Purwoko menyatakan, Pemkot Mataram sudah mengeluarkan ketentuan terkait dengan pelaksanaan takbiran apabila terjadi pada saat yang bersamaan dengan nyepi.
“Sudah di sampaikan oleh pemkot Mataram bahwa pada saat terjadi kesamaan tanggal, maka yang pertama pawai takbiran hanya di laksanakan perkecamatan,” kata Hendro, Jumat 13/3.
Pawai takbiran tersebut nantinya tidak boleh menggunakan roda 4, roda 3 dan kemudian tidak melewati lokasi-lokasi yang menjadi tempat mayoritas bagi umat hindu, lalu per kelurahan hanya mengirimkan 2 hingga 3 kelompok peserta.
“Jadi nanti setiap titik yang ada di perempatan itu akan di tempatkan petugas dari Pecalang, kepolisian, TNI dan instansi terkait, sehingga nanti tidak ada yang melintas di lokasi umat hindu sedang melaksanakan nyepi,” ungkapnnya.
Hendro menyebutkan, untuk batas waktu pawai takbiran pukul 22.00 wita. “Waktunya dibatasi tidak boleh lebih dari jam 10 malam,” sebutnya.
Untuk wilayah Cakra, pihaknya masih menunggu petunjuk lokasi dari Pemkot Mataram dan pihak terkait. “Tahun sebelumnya peserta pawai takbiran dilepas di di Cakra Barat, nanti akan dipindahkan ke lokasi lain, tapi penentuan lokasi di mana itu masih belum kami dapatkan sampai saat ini, jadi kami masih menunggu sidang isbat,” ungkapnnya.
Sedangkan untuk pawai Ogoh-Ogoh yang jatuh pada tanggal 18/3, harus selesai pada pukul 18.00 wita. “Kami sudah sampaikan ke pemerintah kota dan panitia ada pembatasan dalam arti jam 6 sore harus sudah selesai semua. Sehingga kita bisa menjalankan ibadah masing-masing dengan baik,” tutur Hendro.
Ia juga menghimbau agar masyarakat saling menjaga kamtibmas dengan saling menghormati, karena keberagamaan yang ada di kota Mataram sebagai kota yang heterogen dan kota yang penuh dengan harmoni.
“Jadi kami berharap kita semua saling menjaga dan menghormati,” imbuhnya. (can)












