Jamaah Haji Embarkasi NTB di Mekkah Dilaporkan Sehat, Satu CJH Gagal Berangkat karena Visa Nusuk Ditutup

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB, Lalu Muhamad Amin. (ist)

MATARAM (NTBNOW.CO) — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan seluruh jamaah haji Embarkasi NTB yang saat ini berada di Tanah Suci Mekkah dalam kondisi sehat dan baik.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB, Lalu Muhamad Amin mengatakan, berdasarkan laporan petugas haji, kondisi jamaah dari kloter 1 hingga kloter 15 relatif aman tanpa gangguan kesehatan serius.

“Dari laporan petugas haji, kloter 1 sampai 15 alhamdulillah dalam kondisi sehat dan baik,” ujar Amin, Minggu (17/5).

Menurutnya, sejumlah jamaah hanya mengalami gangguan kesehatan ringan seperti flu, batuk, dan pilek. Namun kondisi tersebut telah ditangani langsung oleh tim medis yang mendampingi jamaah selama di Tanah Suci.

“Ada yang flu dan pilek, tapi langsung ditangani tim medis,” katanya.

Selain itu, seluruh jamaah haji Embarkasi NTB disebut telah menunaikan ibadah umrah sambil menunggu rangkaian puncak ibadah haji berikutnya.

“Semua jamaah kita sudah melaksanakan umrah,” ungkapnya.

Saat ini, pihak Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB tengah mempersiapkan tahapan Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina, yang menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji sekaligus fase paling berat karena membutuhkan kesiapan fisik dan mental jamaah.

Karena itu, Amin mengimbau jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan dan tidak memaksakan diri menjalankan ibadah sunnah secara berlebihan.

“Kami berharap jamaah tidak terlalu memaksakan diri dalam ibadah sunnah agar kondisi kesehatan tetap terjaga menjelang rangkaian utama ibadah haji,” imbaunya.

Sementara itu, total calon jamaah haji Embarkasi NTB tahun ini tercatat sebanyak 5.864 orang. Namun, satu orang calon jamaah haji batal diberangkatkan karena proses pengajuan visa Nusuk sudah ditutup oleh otoritas Arab Saudi.

“Jadi jamaah yang berangkat sebanyak 5.843 orang. Satu orang tidak jadi berangkat karena pengusulan visa Nusuknya sudah ditutup, sebab yang bersangkutan merupakan jamaah pengganti,” pungkasnya. (can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *