Kelompok Pengajian Al-Hidayah Gelar Wisata Religi ke Islamic Center NTB, Perkuat Iman Jelang Ramadan

MATARAM (NTBNOW.CO) – Kelompok Pengajian Al-Hidayah Lingkungan Kekalek Baru, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar kegiatan wisata religi dengan mengunjungi sejumlah masjid dan makam ulama, Sabtu (14/2). Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, melakukan muhasabah diri, serta meningkatkan keimanan menjelang bulan suci Ramadan.

Rombongan yang terdiri dari puluhan anggota pengajian tersebut mengawali kunjungan ke Masjid Raya Hubbul Wathan atau yang dikenal sebagai Islamic Center NTB. Masjid megah yang menjadi ikon NTB ini dipilih sebagai destinasi awal wisata religi karena memiliki nilai religius sekaligus arsitektur khas budaya Sasak, Sumbawa, dan Mbojo (Sasambo).

Ketua Pengajian Al-Hidayah, Sugeng Prayoga, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan bernuansa edukasi keagamaan ini rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.

“Kunjungan kali ini masih dalam daerah, yakni ke Masjid Raya Hubbul Wathan yang menjadi ikon NTB,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan pihaknya telah mengagendakan kunjungan ke sejumlah masjid dan makam bersejarah di NTB. Di antaranya Masjid Kuno Bayan Beleq yang menjadi bukti awal penyebaran Islam di Lombok.

Selain itu, rombongan juga merencanakan ziarah ke Makam Batu Layar untuk mengenang ulama penyebar Islam, Makam Loang Baloq yang dikenal sebagai makam keramat, serta Makam Wali Nyatoq yang merupakan makam ulama karismatik di Lombok Tengah. Destinasi lainnya adalah Makam Keramat Lembar di Lombok Barat.

“Masih banyak tempat bersejarah peradaban Islam di NTB yang sudah kami agendakan untuk dikunjungi,” tambahnya.

Sementara itu, anggota pengajian Drs. Abdul Manan, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan wisata religi ini juga menjadi bagian dari persiapan spiritual menyambut 29 Sya’ban 1447 Hijriah atau menjelang Ramadan.

Menurutnya, wisata religi tidak sekadar perjalanan, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperdalam nilai-nilai spiritual.

“Kita ziarah dan tadabbur, artinya mendatangi tempat bersejarah, memperdalam iman, lalu mengamalkan sunnah Rasulullah,” ujarnya.

Kelompok pengajian yang beranggotakan sekitar 40 orang ini berharap ke depan dapat memperluas kunjungan hingga ke luar daerah bahkan ke negara-negara muslim seperti Mesir dan Mekkah.

Dengan kegiatan wisata religi ini, Pengajian Al-Hidayah berharap dapat terus meningkatkan keimanan sekaligus menjaga tradisi keislaman yang sarat makna, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan. (can)

Keterangan Foto:

WISATA RELIGI: Puluhan kelompok pengajian Al Hidayah berkunjung ke Masjid Raya Hubbul Wathan (Islamic Center), Sabtu 14/2. (ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *