MATARAM (NTBNOW.CO)– Polresta Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), tengah memburu anggota geng motor yang diduga melakukan pembacokan terhadap seorang warga di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Rembiga, Kota Mataram, tepatnya di kawasan Taman Udayana. Korban, Komang Tri Yasa, mengalami luka sobek di bagian pipi akibat serangan tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WITA. Polisi telah menerima laporan dan segera melakukan penyelidikan.
“Kami telah menerima laporan terkait penganiayaan yang diduga dilakukan geng motor. Saat ini, kami tengah memeriksa saksi-saksi dan tim opsnal masih melakukan pencarian terhadap pelaku,” ujar Regi kepada wartawan, Senin (17/2).
Menurut Regi, korban tidak sendirian saat kejadian. Ia bersama dua rekannya ketika insiden terjadi. Polisi masih berupaya mengumpulkan keterangan dari saksi, meskipun menemui kendala karena minimnya saksi yang bersedia memberikan informasi.
“Kami berharap dalam satu atau dua hari ke depan sudah ada titik terang. Namun, kendala kami saat ini adalah kesulitan mendapatkan keterangan saksi karena banyak yang enggan memberikan informasi,” jelasnya.
Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi menunggu kondisinya membaik agar bisa dimintai keterangan lebih lanjut.
Kronologi Kejadian
Korban bersama tiga rekannya awalnya berencana menyaksikan balap liar di Taman Udayana pada dini hari. Namun, mereka tidak menemukan aktivitas balap liar dan memutuskan untuk pulang setelah menunggu sekitar 30 menit.
Saat melintasi Bundaran Udayana, mereka melihat kelompok geng motor yang membawa busur panah. Menyadari ancaman tersebut, korban dan rekannya berusaha kabur dengan memacu kendaraan mereka. Namun, geng motor berhasil menghadang mereka di depan Indomaret Rembiga.
Di lokasi itu, geng motor menyerang rekan korban dan melemparkan senjata tajam ke arah Komang Tri Yasa. Lemparan senjata tersebut mengenai pipi kanan korban hingga mengalami luka sobek yang cukup parah.
Polisi terus memburu para pelaku dan meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor. (can)
Keterangan Foto:
Korban geng motor dalam perawan intensif. (ist)