MGPA  

Gubernur NTB Ingin Dampak MotoGP Mandalika Lebih Panjang

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal. (susan/ntbnow.co)

LOMBOK TENGAH (NTBNOW.CO)– Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak boleh hanya menjadi ajang balap internasional. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat pariwisata sekaligus memperpanjang dampak ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, kesuksesan penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, menjadi pintu masuk untuk mengembangkan pariwisata NTB secara berkelanjutan. Karena itu, keterlibatan pemerintah, media, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar momentum internasional tersebut memberikan manfaat lebih luas.

“Yang saya selalu katakan, ini hanya tugasnya menciptakan momentum. Begitu momentum ini tercipta, maka tugas kita bersama, semua media, pemerintah, masyarakat, untuk memanfaatkan momentum itu untuk membangun pariwisata kita,” ujar Iqbal, Minggu 11/10.

Ia mengungkapkan, Pemprov NTB berencana memperpanjang rangkaian kegiatan road to MotoGP maupun program setelah penyelenggaraan (after event). Langkah tersebut diharapkan membuat aktivitas pariwisata dan perputaran ekonomi tidak hanya terpusat pada hari pelaksanaan balapan.

Dengan memperpanjang rangkaian kegiatan sebelum dan sesudah MotoGP, peluang kunjungan wisatawan diharapkan semakin terbuka. Dampaknya juga diharapkan dirasakan oleh pelaku usaha, termasuk sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan UMKM lokal.

“Nanti ke depan, road to-nya kita perpanjang dan after event-nya juga kita perpanjang sehingga dampak ekonominya juga semakin panjang,” tuturnya.

Tak hanya soal ekonomi dan pariwisata, Iqbal juga berharap penyelenggaraan MotoGP Mandalika membawa perubahan positif terhadap kualitas pelayanan publik di NTB.

Menurut dia, sejumlah aspek pendukung ajang balap internasional tersebut telah menerapkan standar internasional, mulai dari pelayanan medis hingga pengamanan. Standar itu diharapkan tidak berhenti di kawasan sirkuit, tetapi dapat menjadi acuan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Hal-hal baik yang lahir dari MotoGP ini, tim medis standar internasional, pengamanan standar internasional, semua yang jadinya standar internasional ini juga mudah-mudahan berdampak ke pelayanan publik di NTB dan di kabupaten kota se-NTB,” jelasnya.

Iqbal berharap, pengalaman dan standar yang diterapkan selama penyelenggaraan MotoGP dapat mendorong peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor pemerintahan. “Standarnya standar internasional, harapan kita ke depan,” tandasnya.

Dengan demikian, MotoGP Mandalika diharapkan tidak hanya memberikan dampak sesaat selama balapan berlangsung, tetapi juga menjadi pemicu pengembangan pariwisata, penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan mutu pelayanan publik di seluruh wilayah NTB. (can)